TUTUP
TUTUP
METRO

Dituduh Pemilik Situs Baladacintazieq, Pria Ini Lapor Polisi

Ia melaporkan pemilik akun Facebook Aulia Tunnisa.
Dituduh Pemilik Situs Baladacintazieq, Pria Ini Lapor Polisi
Tangkapan layar situs baladacintarizieq (Tangkapan layar situs baladacintarizieq)

VIVA.co.id – Miftachul Irfan Santoso melaporkan pemilik akun Facebook Aulia Tunnisa ke Polda Metro Jaya. Ia melaporkan akun tersebut karena telah menuduh dirinya sebagai pemilik situs baladacintazieq.com

Laporan Irfan tertuang dalam laporan polisi bernomor Lp/2859/VI/2017/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 13 Juni 2017. Dalam laporan itu polisi menyertakan Pasal 310 tentang Pencemaran Nama Baik dan atau Pasal 27 ayat 3 UU RI No. 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE.

"Hari ini saya sudah buat laporan bahwa ini ada konten yang menyangkut nama saya di media sosial atas namanya Aulia Tunnisa ya. Sejauh ini, ini yang saya tracking paling pertama (menyebarkan)," katanya di Markas Polda Metro Jaya, Selasa 13 Juni 2017.

Menurut Irfan, dalam status yang diunggah Aulia Tunnisa mencantunkam data dirinya. Namun, foto yang diunggahnya bukan foto dirinya.

"Saya juga enggak mengerti, itu foto siapa. Fotonya berbeda, tapi nama, alamat, dan semua detailnya saya," ujar dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa ia sama sekali tak tahu menahu soal kasus yang menerpa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu. Ia menduga dirinya bisa sampai dituduh karena belum lama ini di media sosial beredar informasi hasil analisis asal domain situs baladacintarizieq.com yang menyebarkan konten pornografi yang diduga melibatkan pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Dari hasil analisis menunjukkan informasi kalau pemilik domain situs baladacintarizieq.com berada di Indonesia dan disebut adalah pria bernama Irfan Miftach yang beralamat di Jalan Seno Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Atas dasar itu, Irfan menduga bahwa pemilik akun Facebook Aulia Tunnisa menganggap dirinyalah pemilik domain baladacintarizieq. Padahal ia sendiri heran mengapa data dirinya disangkut pautkan dengan kasus tersebut.

"Ini sangat mengganggu karena membuat kenyamanan dan pengamanan saya terancam. Yang saya takutkan ada beberapa pihak yang terprovokasi," ucapnya. (ase)


 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP