TUTUP
TUTUP
METRO

Kuasa Hukum Ahok Harap Jaksa Tidak di Bawah Tekanan

Pidato Ahok dinilai bukan untuk menodai agama.
Kuasa Hukum Ahok Harap Jaksa Tidak di Bawah Tekanan
Basuki Tjahaja Purnama saat menjalani sidang. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

VIVA.co.id – Tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama menantang jaksa penuntut umum untuk berani menuntut bebas terdakwa perkara penodaan agama itu.

Kuasa hukum menilai, tak ada niat Ahok menodai agama dalam kalimat pidato di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

"Yang kami harapkan sekarang, Jaksa punya keberanian enggak untuk menuntut bebas? Berani enggak dia menuntut bebas?" kata salah satu tim kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudhirta di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 20 April 2017

Menurut Wayan, pidato Ahok di Kepulauan Seribu merupakan tugasnya sebagai seorang kepala daerah dalam mensosialisasikan program kerjanya kepada rakyat. 

"Kalau dalam rangka mensejahterakan rakyat bisa dihukum, lain kali enggak ada lagi gubernur yang berani berpidato. Orang yang menjalankan undang-undang tidak bisa dihukum. Dan memang tidak ada unsur penodaan, kesengajaan, niat," ujar Wayan. 

Dia berharap JPU tidak bekerja di bawah tekanan. Sebab, kuasa hukum menduga perkara ini mencuat karena tekanan dari sekelompok masyarakat tertentu.

"Pilkada ini kan sebenarnya karena ketidakjantanan orang-orang mengalahkan Pak Basuki melalui program dan integritas, lalu menggunakan cara-cara berpolitik kasus hukum, melakukan tekanan, jadilah Pak Basuki tersangka," katanya. (ase)
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP