TUTUP
TUTUP
METRO

Ahok Bantah Ada Perubahan Gaya Kampanye di Putaran Dua

Waktu kampanye pendek, hanya 1,5 bulan.
Ahok Bantah Ada Perubahan Gaya Kampanye di Putaran Dua
Gubernur DKI non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama. (VIVA.co.id/Fajar Ginanjar Mukti)

VIVA.co.id – Calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama membantah dirinya mengubah pola kampanye di putaran dua. 

Dengan memanfaatkan waktu yang pendek hanya satu setengah bulan, banyak aktivitasnya digunakan untuk menyambangi warga sakit sambil memastikan sejumlah program pemerintah DKI berjalan selama cuti kampanye.

"Sebetulnya tidak berubah. Kalau kampanye putaran pertama saya memanfaatkan waktu cuti saya mengunjungi proyek- proyek normalisasi. Kenapa kalian semua ikut, karena kan lihat proyek," kata Ahok di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret 2017.

Sejumlah program itu, kata Ahok, adalah program-program pelayanan oleh dasa wisma dan program ketuk pintu layani dengan hati dari Dinas Kesehatan. Menurut Ahok, kedatangannya mengunjungi warga lanjut usia yang tengah sakit, hanya memastikan layanan kesehatan di DKI Jakarta berjalan di saat dirinya menjalani masa cuti kampanye. 

"Saya tiap kali dicutikan saya manfaatkan mengecek pekerjaan. Begitu saya aktif lagi begitu rapim saya bahas. Jadi cepat," ujarnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Tim Pemenangan TB Ace Hasan Syadzily, mengatakan, gaya kampanye akan digalakkan untuk menyasar pemilih di segmen tertentu. Pemilih yang sebelumnya dianggap tak sepaham dengan Ahok karena statusnya terdakwa penista agama, menjadi salah satu faktor merosotnya suara di putaran pertama. 

"Makanya harus coba, kita benahi itu adalah mendekonstruksi atau merubah konstruksi stigma bahwa pak Ahok melakukan penistaan agama," kata Ace. (hd)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP