TUTUP
TUTUP
METRO

Ketika Djarot Diwawancara Ibu-ibu Lansia

Dia menyosialisasikan Kartu Jakarta Lansia (KJL).
Ketika Djarot Diwawancara Ibu-ibu Lansia
Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat "diwawancara" ibu-ibu lanjut usia, Senin, 20 Maret 2017. (VIVA.co.id/ Ade Alfath)

VIVA.co.id – Ada hal berbeda saat sesi wawancara Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dengan wartawan, di Pasar Minggu, Jakarta, Senin, 20 Maret 2017. 

Warga setempat yang mayoritas adalah ibu-ibu lanjut usia (lansia) mendadak menjadi reporter. Mereka memegang mikrofon jurnalis saat wawancara berlangsung. 

Awalnya, dialog antara Djarot dengan warga digelar di sebuah lapangan terbuka. Namun, lantaran hujan, Djarot pun pindah ke sebuah saung untuk berteduh.

Di tempat itu, Djarot sudah ditunggu puluhan wartawan untuk sesi wawancara. Namun, para ibu tersebut tetap mengikuti Djarot. Karena keterbatasan tempat, wartawan pun meminta tolong agar ibu-ibu tersebut memegang mikrofon dan menjadi reporter dadakan. "Ini wartawannya ibu-ibu ya," kata Djarot berkelakar. 

Sesi wawancara pun dilanjutkan dan berlangsung sekitar 6 menit. Di tempat itu, Djarot menyosialisasikan Kartu Jakarta Lansia (KJL) yang akan segera diterapkan pada Mei 2017. Setiap lansia dari keluarga tidak mampu akan menerima dana bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan.

Dana KJL itu dapat dipakai untuk makanan dan minuman yang bergizi bagi lansia. Harapannya, kualitas hidup dan kesehatan mereka semakin meningkat. KJL akan diberikan kepada lansia yang berusia di atas 60 tahun, perempuan maupun laki-laki, yang tergolong tidak mampu.  (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP