TUTUP
TUTUP
METRO

Tim Ahok Sentil Anies Soal Proyek Reklamasi

Anies dinilai tak komitmen dalam janji sebagai cagub DKI.
Tim Ahok Sentil Anies Soal Proyek Reklamasi
Calon gubernur DKI Anies Baswedan (VIVA.co.id/ Raudhatul Zannah)

VIVA.co.id – Tim Pemenangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menyindir komitmen calon Gubernur DKI Anies Baswedan terkait proyek reklamasi Teluk Jakarta. Anies dinilai tak komitmen dalam janji dan hanya mencari populis sebagai calon gubernur.

Kritikan kepada Anies ini karena mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu yang berbeda dengan sebelumnya. Anies mengatakan akan sepakat menyangkut pelaksanaan proyek reklamasi.

"Komentar Anies Rasyid Baswedan seperti yang diberitakan beberapa media online bahwa ia akan mengikuti aturan terkait reklamasi menunjukkan inkonsistensi calon gubernur," kata juru bicara tim pemenangan, Raja Juli Antoni dalam pesan tertulis kepada wartawan, Senin 20 Maret 2017.

Menurut Toni, pernyataan Anies tersebut hanya dikaitkan dengan kepentingan Pilkada DKI.
Pasalnya, setelah diketahui proyek 17 pulau buatan itu digagas pemerintah pusat sejak era Orde Baru, sikap Anies berubah.

Toni menjelaskan, Anies saat itu mengatakan akan mengikuti aturan reklamasi jika kelak terpilih gubernur.

"Namun ketika Anies tahu bahwa reklamasi adalah urusan pemerintah pusat kemudian Anies mengatakan akan mengikuti aturan terkait reklamasi. Anies tidak istiqomah dalam gagasan. Apalagi dalam perbuatan," lanjut Toni.

Dia menekankan, proyek reklamasi yang dilaksanakan era Ahok dinilai menguntungkan banyak pihak. Melalui kebijakan kontribusi tambahan, keuntungan dari konsesi lahan dari pengembang bisa dihimpun Rp 120 triliun.

Kebijakan Ahok ini berani dan dianggap berbeda dibandingkan dengan gubernur sebelumnya, Fauzi Bowo.

"Dari para pengembang yang akan dipergunakan untuk kepentingan rakyat seperti restorasi kampung nelayan, membangun rusun untuk kelas menengah kebawah, memperbaiki cadangan air bersih untuk rakyat dan sebagainya. Siapa bilang Ahok gubernur pengembang. Ahok justru terapkan aturan yang tidak pernah diatur pada masa Foke (Fauzi Bowo) jadi gubernur," ujar Toni.

Sebelumnya, seperti diberitakan, Anies Baswedan mengatakan, jika diberikan amanah untuk memimpin Jakarta, maka dia dan Sandiaga akan mematuhi dan melaksanakan semua putusan dari PTUN Jakarta itu.

"Kita lihat saja keputusan Pengadilan, kalau kami akan mengikuti segala keputusan, jadi kita ikut aturan hukum, kita ikut aturan pengadilan dan itu yang akan kita jalani," kata Anies di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 17 Maret 2017.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP