TUTUP
TUTUP
METRO

Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Dicopot Agar Jakarta Aman

Sudah ratusan spanduk dicopot petugas Satpol PP.
Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Dicopot Agar Jakarta Aman
Warga Luar Batang copoti spanduk gelap. (Danar Dono - VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, menyatakan Pemerintah Provinsi DKI tidak akan berhenti untuk menertibkan dan mencopot spanduk-spanduk gelap yang berisi penolakan mensalatkan jenazah warga Jakarta yang mendukung salah satu calon Gubernur DKI di Pilkada 2017.

Menurut Sumarsono, petugas Satpol PP merupakan garda terdepan untuk mengemban tugas mencopoti spanduk provokatif itu. Namun, untuk menghindari bentrokan dengan warga yang menolak penertiban, Pemprov DKI tak henti melakukan pendekatan persuasif.

"Kalau ada riak-riak penolakan, ya tinggal kami pendekatannya saja. Kami bisa memaklumi dan mengerti, tapi mereka juga harus mengerti bahwa kami memiliki tugas untuk jaga suasana Jakarta yang harus senantiasa aman, nyaman dan damai," kata Sumarsono di Balai Kota, Kamis,16 Maret 2017. 

Sumarsono mengatakan, meski dalam menjalankan tugas itu, petugas Satpol PP dibantu petugas kepolisian. Tapi Satpol PP dituntut untuk bisa mendekatkan diri ke tokoh-tokoh masyarakat setempat, sebelum mencopot spanduk.

"Dalam rangka pengamanan tetap berikan backup di belakang Satpol PP. Tapi yang paling depan tetap adalah berikan pendekatan persuasif," ujarnya. 

Hingga hari ini, Pemerintah Provinsi DKI telah menertibkan 393 buah spanduk provokasi yang telah diturunkan. Dengan sebaran di dua wilayah terbanyak yakni Jakarta Barat (113), Jakarta Timur (95). Sementara empat wilayah lainnya adalah Jakarta Selatan (78), Jakarta Pusat (68), Jakarta Utara (32) dan Pulau Seribu (7).

"Di sejumlah tempat sudah mulai agak sepi spanduk," ujar Sumarsono. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP