METRO

Lokomotif & Alat Berat Evakuasi Kereta Nahas

Tak hanya menewaskan asisten masinis, jadwal keberangkatan 4 kereta tertunda.
Jum'at, 4 September 2009
Oleh : Elin Yunita Kristanti
Kereta Api Terguling di Pasuruan

VIVAnews - Guna melakukan evakuasi lokomatif dan gerbong KA Penataran jurusan Blitar - Surabaya yang terguling di KM 42 - 45 antara Stasiun Blimbing - Singosari, Malang sekitar pukul 13.50 wib sore tadi, Jumat 4 September 2009.

Pihak PT KA Daop VIII mengatakan telah mengirim rangkaian KA dari Stasiun Sidotopo Surabaya dan alat berat (crane) Kumbo Karno dari Solo untuk mengangkat lokomotif dan kereta. Diharapkan pekerjaan cepat selesai. Dan jalur kereta ke arah selatan itu dapat kembali normal.

"Malam ini segera dilakukan evakuasi. Kita kirim loko dari Sidotopo, Surabaya," kata Humas PT KA Daop VIII, Nur Amin, Jumat 4 September 2009.

Lokomotif dari Sidotopo, Surabaya itu dikirim ke lokasi guna dipakai evakuasi mengangkat rangkaian loko dan gerbong yang terguling.

Penyebab kecelakaan terjadi karena seekor kerbau yang tertabrak karena melintas di rel KA. Tepatnya di KM 42 -45 antara Stasiun Blimbing - Singosari, Malang sore tadi.

Beberapa saksi mata di lokasi kejadian mengatakan melihat seekor kerbau melintas kemudian tertabrak, kereta loko CC 20144 lalu terguling. Asisten masinis bernama Darsono kedapatan meninggal karena terjepit di ruang kemudi.

Sejumlah penumpang sebanyak 300-an orang segera diangkut menggunakan kendaraan bus umum.

Akibat kecelakaan tersebut, empat keberangkatan kereta mengalami penundaan yakni  KA Tawang Alun jurusan Malang - Banyuwangi yang dijadwalkan berangkat pukul 14.00 wib. KA Penataran jurusan Surabaya - Blitar semula dijadwalkan berangkat pukul 16.25 wib. Termasuk KA Malang Express jurusan Surabaya - Malang yang berangkat pukul 17.00 wib, dan KA Penataran jurusan Surabaya - Malang pukul 18.30 wib malam ini.

Laporan : Tudji Martudji | Surabaya

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found