TUTUP
TUTUP
METRO

Djarot Bakal Laporkan Pengeroyok Kader PDIP ke Bawaslu

Djarot menilai pengeroyokan ini juga terkait Pilkada.
Djarot Bakal Laporkan Pengeroyok Kader PDIP ke Bawaslu
Jailani Wajis, Kader PDIP Bengkulu yang dianiaya (VIVA.co.id/Benny Sunandar)

VIVA.co.id – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, akan melaporkan pelaku pengeroyokan Widodo, kader PDIP ranting Jelambar ke Badan Pengawas Pemilu. Djarot menilai tindakan pengeroyokan itu tak hanya masuk pidana umum, tapi juga terkait pelanggaran Pilkada.

"Saya sudah minta kepada tim kampanye untuk dilaporkan kepada Bawaslu. Jadi dua hal itu nanti, menyangkut masalah pidana umum, dan pilkada," kata Djarot di Srengseng, Jakarta, Rabu 11 Januari 2016.

Dugaan pelanggaran Pilkada diungkapkan Djarot karena saat blusukan di Jelambar, pelaku pengeroyokan itu menolak kehadirannya. Bahkan sempat terjadi adu mulut antara pelaku dan Widodo yang mendampingi Djarot berkampanye.

"Ini pasti terkait Pilkada, karena siangnya saya ke sana. Malamnya Widodo dikeroyok," tambahnya.

Widodo, pengurus ranting Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan wilayah Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, diduga dikeroyok sekelompok orang, Jumat malam, 6 Januari 2017. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar di bagian wajah.

Polisi sudah menahan dan menetapkan satu tersangka dalam kasus ini bernama Irfan. Irfan menyerahkan diri pada Minggu 8 Januari 2017. Satu pelaku yang saat ini masih buron bernama Faisal. Menurut kepolisian, Faisal adalah anggota Laskar Pembela Islam.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP