TUTUP
TUTUP
METRO

Lamaran Ditolak, Dayat Ancam Ledakan Diri di Rumah Kekasih

Pelaku sudah ditangkap polisi.
Lamaran Ditolak, Dayat Ancam Ledakan Diri di Rumah Kekasih
Bom buatan Dayat untuk ledakan diri di rumah kekasih (VIVA.co.id / Zahrul Darmawan)

VIVA.co.id – Diduga kesal lantaran lamarannya ditolak sang pujaan hati, seorang pria di Depok Jawa Barat, mengancam akan melakukan aksi bunuh diri dengan sebuah bom, Rabu, 21 Desember 2016. Pelaku mengancam akan meledakan diri bersama korban, yang tak lain adalah wanita yang dicintainya.

Aksi nekat itu dilakukan Hidayat alias Dayat (47), warga Sukahati, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Kejadian bermula ketika Dayat mendatangi kediaman korban, Dewi Suryandari (44) warga Rangkapan Jaya Baru, Kecamata Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, sekira pukul 16:00 WIB. Saat itu Dayat hendak meminang Dewi. Namun apes baginya, Dewi (korban) menolak lamaran tersebut.

Dayat yang putus asa kemudian mengeluarkan sebuah benda yang disebutnya adalah bom. Benda tersebut berbentuk silinder dengan panjang tak lebih dari 15 cm berlapis lakban coklat yang dililit menggunakan lakban hitam lengkap dengan sebuah tabung kecil dan kabel.

“Kemudian yang bersangkutan mengancam akan meledakan benda itu di rumah korban, dengan ancaman ingin mati bersama. Korban yang panik sempat berteriak minta tolong,” kata Kasubag Humas Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus pada wartawan, Kamis, 22 Desember 2016.

Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban langsung berhamburan. Beruntung, benda tersebut belum sempat diledakan lantaran Dayat berhasil diringkus warga dan keluarga korban.

“Saat ini yang bersangkutan sudah kami amankan berikut barang bukti. Belum sempat diledakan,” katanya.

Dan dari hasil pemeriksaan diketahui, benda yang disebut bom itu ternyata hanyalah petasan. Berikut rincian barang bukti yang diamankan polisi dari tangan pelaku, satu buah benda diduga petasan yang terdiri dari sebuah pipa peralon, yang dilengkapi sumbu dan korek api. Kemudian satu buah hand phone merk Cross warna hitam serta identitas KTP Pelaku.

“Pengakuan semmentara motifnya karena kesal, korban tidak mau dinikahi. Saat ini kasusnya sedang kami selidiki lebih dalam,” ujar Firdaus.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP