Aksi Kita Indonesia Diklaim Bukan Agenda Politik

Panggung utama Parade Kebhinekaan, Minggu, 4 Desember 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Diza Liane Sahputri

VIVA.co.id – Ribuan orang menggelar aksi Kita Indonesia di area car free day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu, 4 Desember 2016. Dalam aksi yang mengusung tema kebhinekaan budaya Indonesia, juga turut hadir beberapa tokoh politik, salah satunya anggota DPR dari Partai Golkar, Tantowi Yahya.

Penularan Corona Tinggi, Car Free Day Bekasi Ditiadakan Lagi

Dalam sambutannya, Tantowi menegaskan bahwa aksi kali ini mewakili seluruh elemen dari bangsa Indonesia, yang diwakili oleh berbagai etnis suku dan bangsa. Dia menegaskan, aksi ini tidak ada agenda kampanye politik oleh parpol, melainkan murni silaturahmi nasional.

"Pagi ini kami berkumpul bukan untuk berpolitik, tapi silaturahmi nasional bangsa Indonesia yang kami kemas dalam parade budaya Indonesia," kata Tantowi.

Car Free Day di Bekasi Ditiadakan

Tantowi juga menyampaikan bahwa sebagai bangsa yang terdiri dari berbagai suku dan budaya, penting untuk memiliki semangat persatuan Indonesia.

"Semangat kita adalah Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan dan Indonesia. Kita sepakat bahwa dasar kita adalah kesatuan. Tanpa itu mustahil kita bisa mencapai kemerdekaan, kekuatan Indonesia karena kebhinekaan," kata dia.

Anies Tiadakan Car Free Day, Aktivitas Berkerumun akan Ditindak Tegas

Menurutnya, aksi damai ini diinisiasi oleh Aliansi Kebangsaan yang didukung oleh sejumlah partai politik pendukung pemerintah dan sejumlah tokoh nasional. Dilakukan murni untuk menciptakan Indonesia yang damai.

Pantauan VIVA.co.id, selain Tantowi Yahya, beberapa tokoh politik juga terlihat, seperti Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dan juga Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. (ase)

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberi keterangan pers.

PPKM Level 2, Semarang Buka Opsi Bioskop dan CFD Kembali Dibuka

Presiden Jokowi mengumumkan penurunan level PPKM di sejumlah daerah. Salah satunya Semarang yang menjadi PPKM level 2.

img_title
VIVA.co.id
1 September 2021