TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Ahok Minta Doa Timses Agar Bisa Mengontrol Mulut

"Karena itu saja masalah saya."
Ahok Minta Doa Timses Agar Bisa Mengontrol Mulut
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani pemeriksaan sebagai tersangka penistaan agama, di Bareskim Polri. ( ANTARA FOTO/Reno Esnir)

VIVA.co.id – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyadari bahwa selama ini kerap terbawa emosi dalam mengeluarkan pernyataan-pernyataan di media. Hal itu disampaikan oleh Ahok pada saat memberikan sambutan dalam pembukaan Pelatihan Tim Pemenangan dan Kampanye Pasangan Ahok - Djarot di Hotel NAM, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ahok merasa tak perlu lagi menyosialisasikan program kerja kepada seluruh tim pemenangan. Seluruh program kerja bersama Djarot adalah program kerja yang selama ini sudah dijalankan pada saat memimpin DKI Jakarta.

"Karena selama ini program saya bersama Pak Djarot sangat jelas, membangun Jakarta. Saya hanya butuh ibu dan bapak yang hadir di sini bersama-sama agar mendoakan saya, agar saya bisa mengontrol mulut saya saja. Karena itu saja masalah saya," kata Ahok yang disambut riuh gembira ratusan tim pemenangan Pasangan Ahok-Djarot di Hotel NAM, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu 26 November 2016.

Terkait dengan strategi memenangkan Pilkada DKI Jakarta, lanjutnya, seluruh tim pemenangan hanya tinggal menyampaikan kepada seluruh warga DKI Jakarta tentang keberhasilan program pembangunan yang selama ini dilakukannya dalam memimpin DKI Jakarta.

"Sebentar lagi bulan Desember, ruang terbuka hijau bekas lokalisasi Kalijodo itu selesai. Di sana itu nanti ada tempat bermain olahraga Skateboard dan sepeda bertaraf internasional. Jadi nanti pertandingan sekalipun bisa di sana, itu sampaikan ke warga," ujarnya.

Ia pun menegaskan, seluruh tim pemenangan Ahok-Djarot tidak boleh mengubar janji manis selama bekerja di basis-basis masyarakat. Menurutnya, program kerja yang selama ini dilakukan oleh dirinya bersama Djarot, bahkan sejak bersama Joko Widodo adalah program kerja yang konkrit untuk membangun Jakarta menuju Ibu Kota bertaraf internasional.

"Saya tidak akan bicara program, karena kita sudah melakukannya selama ini, bukan akan, tapi sudah melakukan. Pertempuran kita kali ini adalah gimana caranya saya tidak ngomong yang aneh-aneh saja sebenarnya. Itu saja sudah cukup," kata Ahok.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP