TUTUP
TUTUP
METRO
Pilkada DKI 2017

Tohir Curhat ke Djarot Soal Sulitnya Kamar Mandi di Slipi

MCK yang ada pun sudah rusak.
Tohir Curhat ke Djarot Soal Sulitnya Kamar Mandi di Slipi
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. (Eduward Ambarita - VIVA.co.id)

VIVA.co.id –  Saat berkampanye di kawasan Slipi, calon Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi pemukiman padat penduduk di Jalan K.S. Tubun II, Gang RS Pelni RT 11/ RW 01, Slipi, Jakarta Barat. 

Selama berjalan di rumah padat penduduk ini, Djarot mengapresiasi kebersihan lingkungan wilayah itu. Namun saat membuka sesi dialog, salah satu warga bernama Tohir menyampaikan keluhannya terkait buruknya fasilitas mandi cuci kakus (MCK) di wilayah itu.

Pria 73 tahun itu mengatakan, dia dan warga hanya berharap pada Djarot, agar bisa memperbaiki MCK itu. Karena, MCK yang rusak itu, sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi, selama ini warga di wilayah ini tidak bisa membuat kamar mandi di setiap rumah akibat terbatasnya lahan.

"MCK yang kiri dan kanan sudah kelihatan pintunya sudah berantakan. Yang penting direnovasi Pak, berharap betul dari bapak," kata Tohir, Kamis, 24 November 2016.

Menanggapi hal itu, Djarot berjanji, bila dirinya terpilih kembali, akan memperhatikan kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga itu. Menurutnya, permasalahan sanitasi bukanlah pada tolilet atau pun pintu seperti yang dikeluhkan warga. Namun membangun infrastruktur sanitas secara keseluruhan. 

"Ini yang belum sanitasi. sanitasi ini buka masalah WC atau kamar mandi. Tapi masalah drainase juga termasuk septic tank-nya," kata Djarot. 

Mantan Wali Kota Blitar itu pun mengatakan, Pemerintahan Provinsi DKI telah memiliki program sanitasi. Dengan adanya keluhan warga ini, dia berjanji, akan melanjutkan program yang sudah ada dengan memerhatikan kawasan padat penduduk yang sangat sulit mendapatkan hidup bersih dan sehat. 

"Dan Pemprov ada program ini. Dan ini adalah program yang dilakukan untuk sanitasi masyarakat Segera nanti kalau kita aktif kembali, nanti kita eksekusi masalah sanitasi masyarakat," ujar Djarot. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP