TUTUP
TUTUP
METRO

Antisipasi Demo, Brimob Terjunkan 36 Unit Anti Anarki

Mereka ditempatkan di tujuh objek vital di Ibu Kota.
Antisipasi Demo, Brimob Terjunkan 36 Unit Anti Anarki
Ilustrasi/Pengamanan polisi (VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi)

VIVA.co.id – Kepala Korps Brigade Mobil Inspektur Jenderal Polisi Murad Ismail mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 36 unit satuan anti anarki untuk mengamankan aksi unjuk rasa pada 25 November 2016 dan aksi Bela Islam III pada 2 November 2016.

Murad menjelaskan, satuan anti anarki itu akan ditempatkan di tujuh objek vital di DKI Jakarta. "Tujuh titik yang jelas saya tahu di Istana Negara, Gedung DPR/MPR dan kawasan Semanggi. Empat titik saya belum tahu di mana," kata Murad, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 24 November 2016.

Selain itu, sebanyak 37 Satuan Setingkat Kompi (SKK) atau 3.700 personel dari Brimob akan ditempatkan di objek vital di Jakarta pada saat aksi unjuk rasa tersebut. "25 SKK (Brimob Polri) dan 15 SKK (Brimob Polda Metro Jaya) berada di Istana dan Gedung MPR dan DPR," katanya.

Aksi demonstrasi itu kabarnya berkaitan dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Salah satu yang menginisiasi demonstrasi tersebut yaitu Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNF MUI). (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP