TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Polisi: Iuran Warga Kelapa Gading Bukan Pungli

Warga diminta iuran untuk pengamanan demo 2 Desember.
Polisi: Iuran Warga Kelapa Gading Bukan Pungli
Ilustrasi polisi amankan jalannya aksi. (VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin)

VIVA.co.id – Sebuah surat berisi permohonan dana operasional pengamanan aparat kepolisian oleh warga RW 08 Komplek Gading Kirana, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara beredar di media sosial.

Dalam surat tersebut, tertulis dana pengamanan sebagai bentuk persiapan dan pengamanan warga di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara yang dimaksudkan untuk mengamankan dalam rencana aksi demonstrasi besar-besaran pada Demo 25 November 2016 dan 2 Desember 2016.

Surat Edaran bernomor 025/RW-08/XI/2016 bersifat penting perihal sumbangan dana operasional polisi tersebut disampaikan pada 19 November 2016 kepada seluruh warga RW 08 Gading Kirana.

Menanggapi surat edaran oleh Pengurus RW 08 Komplek Gading Kirana, Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono mengatakan, hal itu merupakan inisiatif warga dan tidak ada sangkut-pautnya dengan pihak kepolisian.

"Jadi itu memang iuran swadaya warga Gading Kirana yang dimaksudkan untuk membantu dana operasional anggota polisi, tapi itu sama sekali tidak ada permintaan dari anggota kepolisian," ujar Argo, Senin, 21 November saat dikonfirmasi

Ia mengungkapkan tidak ada permintaan dari polisi perihal operasional tersebut sehingga tidak bisa disebutkan sebagai pungli (pungutan liar).

"Kami keberatan bila di dalam surat edaran itu ada tembusan ke Polsek dan Polres, padahal kami tidak pernah diberitahu mengenai iuran operasional pengamanan demo tersebut," kata dia.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP