TUTUP
TUTUP
METRO

Pengakuan Begal yang Kesal Diikuti Polisi

Dia meyerang mobil polisi saat patroli.
Pengakuan Begal yang Kesal Diikuti Polisi
Ilustrasi aksi pembegalan. (U-Report)

VIVA.co.id – Pelaku penyerangan mobil patroli anggota Polsek Cimanggis, akhirnya diringkus Tim Buru Sergap. Dari hasil penyelidikan, polisi juga menyita parang yang digunakan pelaku untuk menyerang petugas.

Adalah SR, alias Sem (36), salah satu pemuda yang nekat melakukan aksi brutal tersebut. Kejadian bermula, ketika dua anggota Polsek Cimanggis, yakni Bripka MY dan Aipda ED tengah melakukan patroli di kawasan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, sekitar pukul 01:00 WIB, Sabtu lalu, 12 September 2016.  

Saat itu, kedua petugas tersebut, melihat ada dua pemuda berboncengan motor dengan gelagat yang mencurigakan. Sesampainya di Jalan Lebah Hijau, Cimanggis, pelaku memepet mobil patroli yang dikemudikan Bripka MY. Tanpa banyak basa-basi, pelaku langsung membacok mobil petugas sebanyak empat kali.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam aksi brutal itu, lantaran parang pelaku hanya merusak bagian bodi dan kaca mobil. Aksi ini berlangsung singkat, lantaran para pelaku langsung kabur, ketika kedua petugas berusaha melakukan perlawanan.

“Jadi, pelaku ini menyerang mobil petugas, karena kesal merasa diikuti. Tidak ada anggota yang terluka, pelaku hanya merusak mobil patroli, khususnya pada bagian kaca dengan menggunakan parang,” kata Wakapolresta Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi, Chandra Sukma Kumara pada VIVA.co.id.

Setelah kejadian itu, Sem akhirnya berhasil diringkus Tim Buser Polsek Cimanggis dan Polresta Depok, di tempat persembunyiannya di kawasan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis 17 November 2016. Selain meringkus Sem, petugas juga menemukan barang bukti parang yang diduga digunakan, saat menyerang mobil patroli.

Komplotan begal

Usut punya usut, Sem diduga adalah salah satu kawanan pelaku begal yang sempat mengeroyok Muhammad Riyan Setiawan, warga Cimanggis, Depok, pada Rabu lalu, 24 Agustus 2016. Modusnya, korban yang sedang mengendarai sepeda motor Honda GL warna hitam dengan nomor polisi F 3722 FB, diduga ditabrak oleh Sem dan beberapa rekannya yang berjumlah enam orang di Jalan Raya Bogor, Km  29, Cimanggis Depok sekitar pukul 22:30.

Setelah korban jatuh, para pelaku kemudian memukuli korban dan mengambil dompet berisi KTP, STNK , SIM, kartu Jamsostek, kartu BPJS, dan Handphone Xiaomi Redmi. Setelah puas, pelaku langsung kabur sambil membawa motor korban.

“Sampai saat ini, kasusnya masih terus kami kembangkan, karena menurut pengakuan, dia tidak seorang diri. Iya, jadi pelaku ini diduga terlibat dua kasus. Kasus yang pertama penyerangan terhadap petugas dan kasus yang kedua adalah perampasan motor,” kata Chandra. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP