TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Buni Yani Merasa Dikriminalisasi karena Video Ahok

Dia menganggap pelaporan itu bentuk upaya pembungkaman kebebasan.
Buni Yani Merasa Dikriminalisasi karena Video Ahok
Buni Yani (berkacamata), penggunggah video Ahok, di Polda Metro Jaya (VIVA.co.id/ Bayu Nugraha)

VIVA.co.id - Buni Yani, pengunggah video pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dilaporkan Komunitas Advokat Muda Ahok Djarot (Kotak Adja) kepada Polda Metro Jaya. Buni dilaporkan atas dugaan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi bohong dan menyesatkan.

Buni mengatakan, hal yang dilakukannya adalah bentuk perjuangan kebebasan berpendapat yang tak tak boleh dibungkam.

"Kami mau kebebasan berpendapat itu tak boleh dibungkam karena itu sudah dijamin konstitusi: Pasal 28 UUD 1945. Jangan sampai kita mau diskusi di Facebook, dan dikriminalisasi. Itu sudah salah," ujar Buni kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 18 November 2016.

Ia pun menuntut keadilan atas kasus yang menjeratnya. Menurutnya, pelaporan karena mengunggah video Ahok adalah bentuk kriminalisasi.

"Kami semua itu berjuang keadilan untuk kami semua. Jadi, sekarang giliran saya menuntut keadilan. Jangan sampai keadilan itu tak ditegakkan," ujarnya.

Buni berterima kasih atas dukungan elemen masyarakat untuk kasus yang menjeratnya. Dia berharap dukungan itu dapat mendorongnya memperoleh keadilan.

Komunitas Advokat Muda Ahok Djarot (Kotak Adja) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya. Kedatangan relawan Ahok-Djarot itu untuk melaporkan akun Facebook tentang polemik Surat Al Maidah Ayat 51.

Menurut Ketua Kotak Adja, Muanas Alaidid, laporan itu setelah dia mencermati berbagai perkembangan seputar video tentang Ahok yang memicu polemik di masyarakat.

"Kemudian kami mengurut, dan hasil investigasi kami menemukan bermula dari akun FB bernama SBY. SBY bukan mantan presiden kita tapi namanya Si Buni Yani," kata Muanas kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya pada Jumat, 7 Oktober 2016.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP