TUTUP
TUTUP
METRO

Pengacara Buni Yani Ancam Polisikan Pencemar Nama Kliennya

"Jangan seenaknya berbicara."
Pengacara Buni Yani Ancam Polisikan Pencemar Nama Kliennya
Buni Yani (berkacamata), penggunggah video Ahok, di Polda Metro Jaya (VIVA.co.id/ Bayu Nugraha)

VIVA.co.id – Aldwin Rahadian, pengacara Buni Yani – pengunggah video pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait surat Al Maidah 51 – mengaku tidak segan untuk melaporkan siapa pun yang menyebut kliennya sebagai provokator atas kasus penistaan agama yang menjerat Ahok.

"Ini pelajaran untuk kita semua, jangan seenaknya berbicara apalagi melalui media eletronik, melalui transmisi media elektronik, mencemarkan nama baik seenaknya. Itu tidak main-main, ancamannya 6 tahun penjara," kata Aldwin di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 18 November 2016.

"Siapapun yang nanti kami temukan mengarah, memfitnah dan memutarbalikan fakta Pak Buni Yani, kami akan tempuh jalur hukum,"  Aldwin menambahkan.

Menurutnya, hal itu sudah terbukti dengan laporan kliennya kepada dua orang dari Komunitas Advokat Muda Ahok Djarot (Kotak Adja), yaitu Muanas Alaidi dan Guntur Romli. "Dua orang terlapor sudah masuk pro justicia. Barang bukti sudah disampaikan dan sampai saat ini kami percayakan prosesnya ke Polda Metro Jaya," ujarnya.

Terkait pemeriksaan hari ini, Buni berstatus saksi pelapor. Dengan diperiksanya Buni, kata dia, berarti kepolisian menindaklanjuti laporan kliennya. "Ini terbukti bahwa laporan Pak Buni itu sekarang prosesnya ke penyidikan kalau sudah penyidikan mereka (terlapor) ini kan berpotensi sebagai tersangka," katanya.

Buni Yani melaporkan Komunitas Advokat Pendukung Ahok-Djarot (Kotak Adja) ke Polda Metro Jaya terkait tuduhan pencemaran nama baik, pada 10 Oktober 2016. Buni merasa tidak pernah mengedit video Ahok terkait dugaan penistaan agama.

Sebelumnya, Buni dilaporkan Kotak Adja dengan tuduhan melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Laporan itu lantaran dia menggunggah video Ahok tersebut.

 

(ren)
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP