TUTUP
TUTUP
METRO

Ketika Luna Maya Terlihat Cemburu atas Juru Bicara Ahok

Luna memberikan dukungannya untuk Ahok.
Ketika Luna Maya Terlihat Cemburu atas Juru Bicara Ahok
Artis Luna Maya hadiri kampanye Ahok di Rumah Lembang, Jakarta (VIVA.co.id/ Fajar Ginanjar Mukti)

VIVA.co.id – Artis Luna Maya sepertinya cemburu dengan artis wanita lainnya yang menjadi juru bicara bagi calon petahana Gubernur DKI petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hal itu ia tunjukkan saat menghadiri kampanye Ahok di Rumah Lembang, salah satu markas pemenangan pasangan Ahok-Djarot di Pemilihan Kepala Daerah  DKI 2017, Kamis, 17 November 2016.

Awalnya, Luna naik ke panggung. Dia menyampaikan alasannya mendukung Ahok. Menurut Luna, terpilihnya Ahok menjadi gubernur DKI adalah perwujudan semboyan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika.

Terpilihnya Ahok, yang berlatarbelakang agama Kristen Protestan serta keturunan Tiongkok menunjukkan siapapun memiliki kesempatan yang sama untuk jadi pemimpin di Indonesia.

"KTP kita semuanya Indonesia, jadi sara (suku, agama, ras, antargolongan), sudah tidak usah dibahas. Yang penting aksi nyata," ujar Luna di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 17 November 2016.

Melihat gaya Luna seperti orator politik, Ahok yang juga berada di panggung tersebut, memujinya telah piawai di bidang politik. 

Dengan bergurau, pemandu acara lantas bertanya kepada Luna soal kesediaannya menjadi juru bicara (jubir) Ahok.

Mendengar tawaran itu, dengan muka cemberut, Luna menolaknya. "Pak Ahok kan udah ada jubirnya," ujar Luna.

Melihat Luna yang seperti cemburu karena tim pemenangan telah memilih artis lain untuk menjadi juru bicara, Ahok menimpali. "Soal persaingan jubir aku enggak ikutan ya," ujar Ahok disambut tawa hadirin.

Tim pemenangan Ahok-Djarot telah merekrut artis untuk menjadi anggotanya, di antaranya Sophia Latjuba.

Hari ini, selain Luna Maya, sejumlah artis lain juga hadir, yaitu Aura Kasih, Sonia Wibisono, Koes Hendratmo. 

Kampanye Ahok kali ini lebih banyak dihadiri warga yang menyampaikan dukungan kepadanya daripada mengadukan permasalahan. Ahok baru ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian RI, Rabu, 16 November 2016.
 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP