TUTUP
TUTUP
METRO

Buni Yani Lapor Polisi karena Merasa Diteror

Mobil mondar-mandir di depan rumahnya setiap malam sejak dua hari.
Buni Yani Lapor Polisi karena Merasa Diteror
Buni Yani (pakai kacamata), penggungah video Ahok, di Mapolsek Sukmajaya (VIVA.co.id/ Zahrul Darmawan)

VIVA.co.id - Buni Yani, pengunggah video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, melaporkan kasus ancaman dan teror yang dialaminya ke kantor polisi. Buni Yani mengaku, sejak dua hari terakhir mendapat intimidasi dari orang tak dikenal.

“Ada perbuatan yang tidak menyenangkan, mobil yang mondar-mandir di depan rumah seperti intimidasi,” katanya saat ditemui di Markas Polsek Sukmajaya pada Selasa, 15 November 2016.

Bentuk intimidasi, kata Buni Yani, telah berlangsung sejak dua hari terakhir. “Biasanya malam, ada mobil Fortuner hitam. Kita laporkan. Kita sebagai warga negara yang baik,” ujarnya.

Buni Yani berharap, laporannya itu bisa segera ditindaklanjuti polisi karena apa yang dirasakannya juga menggangu warga sekitar, tempatnya tinggal di kawasan Kalibaru, Cilodong, Depok. Dia mengadukan itu kepada polisi atas saran juga dari Ketua RW setempat.

Di tempat yang sama, kuasa hukum Buni Yani, Rizki Zulkarnain, menjelaskan laporan terpaksa dilakukan karena ada hal yang tak biasa yang dialami klien-nya. “Ada orang mondar-mandir. Disetop, dia kabur lagi. Nah, ini jadi hal yang tidak biasa. Ini bentuk ancaman,” katanya.

Sebelumnya, Buni Yani juga sempat mendapat ancaman melalui telepon. ”Kami berharap ada penjagaan dari polisi. Kalau bisa ada patroli,” ujarnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP