TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO
Pilkada DKI 2017

Ahok Tak Gentar Bila Nasdem Mau Evaluasi Dukungan

"(Lagipula) Partai enggak bisa mencabut dukungan lagi kok."
Ahok Tak Gentar Bila Nasdem Mau Evaluasi Dukungan
Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri acara Partai Nasdem beberapa waktu silam. (VIVA.co.id/ Agus Rahmat)

VIVA.co.id – Calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tidak gentar menghadapi ancaman evaluasi dukungan Partai NasDem, seperti yang pernah disampaikan ketua umumnya, Surya Paloh. Ahok justru mempersilakan NasDem melakukan evaluasi dukungan mereka di Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017.

"Kalau mereka mau evaluasi, silakan. Itu kan hak partai masing-masing," ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 14 November 2016.

Menurut Ahok, meski evaluasi berujung pencabutan dukungan, Nasdem tak bisa membatalkan keputusan pengusungan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI.

Menurut Ahok, Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016, dasar hukum Pilkada serentak 2017, tidak memungkinkan hal itu. Dengan demikian, Ahok mengatakan, evaluasi dukungan yang dilakukan Partai NasDem terhadapnya tidak akan berpengaruh apa-apa. "Partai enggak bisa mencabut dukungan lagi kok. Jadi santai saja," ujar Ahok.

Ancaman evaluasi dukungan disampaikan Surya Paloh pada Jumat, 11 November 2016. Paloh mengatakan, evaluasi dilakukan jika Ahok menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama yang diselidiki Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI.

Nasdem bukan satu-satunya partai yang mendukung Ahok, ada beberapa partai lainnya, seperti Partai Hanura dan juga Partai Golkar. Sementara, PDI Perjuangan bertindak sebagai pengusung.

 

(ren)
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP