TUTUP
TUTUP
METRO

Gadis Bertato Kupu Ditemukan Tewas di Menteng Pulo

Ada luka tusuk di perut bagian kanan.
Gadis Bertato Kupu Ditemukan Tewas di Menteng Pulo
Ilustrasi pembunuhan. (Pixabay)

VIVA.co.id – Sesosok mayat berjenis kelamin wanita ditemukan tewas dengan luka tusuk di areal Tempat Pemakaman Umum Menteng Pulo, Jalan Casablanca, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu 12 November dini hari.

Menurut Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Murwoto, berdasarkan kartu tanda penduduk yang ditemukan dari dalam tas korban, gadis itu bernama Mu Ampiah (28), kelahiran Ngawi, Jawa Timur, dan beralamat di Jalan Mangga Besar XIII RT 07 RW 02, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat dan bekerja sebagai karyawan swasta.

Gadis malang tersebut memiliki ciri-ciri berkulit kuning langsat, rambut hitam panjang, dan memiliki tato bergambar kupu-kupu di lengan sebelah kiri. Saat ditemukan, Ampiah mengenakan kemeja merah-hitam, celana jeans hitam bermotif robek, dan memakai sepatu hak tinggi warna merah.

"Saat ditemukan korban mengalami luka tusuk senjata tajam pada bagian perut sebelah kanan. Perempuan ini diduga korban pembunuhan," kata Murwoto kepada wartawan, Sabtu 12 November 2016

Ia menjelaskan, penemuan mayat ini diketahui pertama kali pada tengah malam, sekira pukul 00.05 WIB. Yang menemukan pertama kali adalah dua pemuda setempat, yakni Fachri Ali dan Dodi Fahreza, yang berprofesi sebagai juru parkir.

Menurut Murwoto, awalnya Fachri dan Dodi hendak pulang ke rumah masing-masing tak jauh dari TPU dengan berjalan kaki. Keduanya baru saja selesai bekerja sebagai juru parkir di sekitar Jalan Casablanca. Saat melintas di blok AA1 unit Islam, keduanya dikejutkan dengan sesosok wanita yang tergeletak tak bergerak dan berdarah.

"Karena tidak berani menyentuh wanita itu, keduanya memberitahukan penemuan itu kepada warga sekitar TPU. Bersama warga, mereka lalu melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Metro Setiabudi," ujar Murwoto.

Polisi yang datang ke lokasi penemuan mendapati luka tusuk di bagian perut dan lecet di lutut sebelah kiri korban. Setelah melakukan penyisiran, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, seperti sebilah golok, sarung golok kayu warna coklat, serta kemeja biru garis-garis diduga milik pelaku yang sengaja dibuang untuk menghilangkan jejak.

Selain itu, petugas juga menemukan benda yang diduga milik korban, antara lain tas warna coklat merek berisi handphone Samsung Galaxy Note 2 warna hitam, kalung, liontin, dua buah cincin. 

Tak hanya itu, polisi juga menemukan tas make-up, cermin, dompet coklat, jaket hitam bertuliskan Kawasaki, sejumlah uang tunai, dan STNK kendaraan sepeda motor bernomor polisi B 3003 CCM atas nama Meidina.

Untuk keperluan visum, polisi telah membawa mayat korban ke RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Kasus dugaan pembunuhan ini masih dalam penyelidikan jajaran Polsek Metro Setiabudi. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP