TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Ahok Tuding LSI Lemahkan Dirinya Sejak di Bangka Belitung

Kekalahan Ahok di Bangka Belitung juga karena survei LSI.
Ahok Tuding LSI Lemahkan Dirinya Sejak di Bangka Belitung
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menuding Lingkaran Survei Indonesia (LSI) sebagai lembaga survei yang tidak dapat terpercaya. Menurutnya, lembaga survei yang dipimpin Denny Januar Ali (Denny JA) itu berpihak, melakukan survei untuk menguntungkan pasangan calon kepala daerah tertentu dalam setiap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Dari dulu dia begitu," ujar Ahok di Jakarta, Jumat, 11 November 2016.

Menurut Ahok, di Pilkada Bangka Belitung 2007, LSI membuat survei yang menguntungkan saingannya waktu itu, gubernur terpilih Bangka Belitung periode 2007 - 2012, Eko Maulana Ali. Menurut Ahok, upaya penggiringan opini publik yang dilakukan LSI waktu itu sebagai penyebab kekalahannya juga di pilkada yang hasilnya dia gugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"LSI dari sejak Pilkada Babel membela Eko Maulana Ali," ujar Ahok.

Maka dari itulah, Ahok tidak heran kalau hasil survei LSI terkait Pilkada DKI 2017, menyatakan elektabilitas dirinya dan pasangan merosot karena dipengaruhi kasus dugaan penistaan agama.

Lagipula, sebagai pasangan petahana, Ahok mengatakan ia dan Djarot tidak perlu terlalu memperhatikan hasil survei. Elektabilitasnya lebih banyak ditentukan oleh kinerja mereka selama menjadi kepala daerah, bukan persepsi publik yang didata lembaga survei.

"Saya kira petahana itu enggak usah fokus soal survei. Kamu kerja aja," ujar Ahok.

Sebelumnya diberitakan, LSI pada Kamis kemarin, 10 November 2016, menyatakan elektabilitas Ahok terus merosot. Elektabilitas Ahok secara berturut-turut pada bulan Maret, Juli, dan terakhir, Oktober, adalah 59,3 persen, 49,1 persen, dan 31,4 persen.

LSI sendiri menyatakan elektabilitas calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono naik. Pasangan Sylviana Murni itu terakhir dinyatakan memiliki tingkat elektabilitas 19,3 persen. Sementara elektabilitas Anies Baswedan, dinyatakan menurun, dari sebelumnya 21,1 persen, menjadi 20 persen.

Baca juga:

Elektabilitas Tergerus Kasus Al Maidah, Tamatkah Ahok

Empat Faktor Elektabilitas Ahok Menurun Versi LSI

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP