TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Ahok Pilih Dipenjara daripada Mundur di Pilkada DKI

"Takut amat sih gue jadi Gubernur,” katanya.
Ahok Pilih Dipenjara daripada Mundur di Pilkada DKI
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (VIVA.co.id/Shalli Syartiqa)

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok memastikan isu penistaan agama yang digulirkan saat ini, hanya untuk mendesaknya mundur sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Ahok yang ditemui mengatakan, situasi politik diharapkan menjadi tidak panas, kalau dia mundur dari pencalonan. Dengan demikian, kelangsungan kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo juga tidak terancam.

"Lama-lama saya jadi mikir, jadi ini benar, waktu ada yang menyuruh saya mundur. Ini (dihembuskannya isu penistaan agama yang berlanjut ke unjuk rasa), ujung-ujungnya cuma takut Ahok jadi gubernur lagi. Takut amat sih, gue jadi gubernur,” katanya.

Meski begitu, Ahok enggan mengungkap pihak-pihak yang mendesaknya untuk mundur dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Adalah, saya enggak usah ngomong," ujar Ahok.

Namun, Ahok menegaskan, ia tidak akan menuruti desakan itu. Dia lebih memilih menyerahkan diri kepada polisi, supaya situasi tidak panas lagi. Namun, ia tidak terkesan menyerah kepada pihak yang memintanya mundur. Dengan ditetapkannya ia sebagai tersangka, keikutsertaannya di Pilkada DKI 2017 juga akan batal.

"Kalau suruh saya mundur, saya lebih baik ditangkap dan dipenjara," ujar Ahok. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP