TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Dhani Tetap Bela Agama Allah meski Difitnah Hina Jokowi

“Dhani yakin Allah juga akan membelanya dan membantunya.”
Dhani Tetap Bela Agama Allah meski Difitnah Hina Jokowi
Ahmad Dhani (Ichsan/VIVALIFE)

VIVA.co.id - Ahmad Dhani, calon Wakil Bupati Bekasi, pantang menyerah meski merasa difitnah menghina Presiden Joko Widodo saat berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besar pada 4 November 2016.

Ramdan Alamsyah, pengacara Ahmad Dhani, menegaskan keterlibatan kliennya dalam unjuk rasa itu murni demi membela Islam, yang dinilai telah dinistakan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, gubernur nonaktif DKI Jakarta.

Dhani, kata Ramdan, tak peduli andai kalah dalam Pilkada Kabupaten Bekasi akibat fitnah telah menghina Presiden itu.

"Dia tidak takut kehilangan jabatan atau kalah dalam pertarungan Pilkada di Kabupaten Bekasi karena ikut demonstrasi membela Islam, dalam pikiran Ahmad Dhani, lebih penting ketimbang mengejar jabatan duniawi," kata Ramdan melalui keterangan tertulisnya yang diterima VIVA.co.id pada Kamis, 10 November 2016. 

Ramdan, yang juga Wakil Ketua Tim Sukses Sa’aduddin-Ahmad Dhani di Pilkada Kabupaten Bekasi, menyebut Dhani meyakini Allah akan membelanya dari serangan fitnah itu. “Dhani yakin Allah juga akan membelanya dan membantunya,” ujarnya.

Dhani, katanya, mengakui keterlibatan dalam demonstrasi yang menuntut aparat hukum mengusut dugaan penistaan agama oleh Ahok itu sebagai pertaruhan politik. Popularitas dan elektabilitasnya bisa saja turun karena telah difitnah.

“Tetapi, Ahmad Dhani, insya Allah akan tetap istikamah membela agama Allah. Kun fayakun, apapun yang terjadi, jika Allah mengizinkan maka terjadilah,” kata Ramdan.

Laskar Rakyat Jokowi dan LSM Pro Jokowi melaporkan Ahmad Dhani kepada Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atas tuduhan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. Dhani, yang juga bos Republik Cinta Management, melaporkan pemilik akun Facebook bernama Indra Tan.
 
Dhani menyebut akun Facebook itu telah memfitnahnya dengan menyebarkan video orasinya dalam demonstrasi 4 November, yang dianggap bertentangan dengan fakta. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP