TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Kader HMI Ditangkap di Arena Biliard dan Rumah Anggota DPD

Ada juga yang ditangkap di Tugu Proklamasi, sekret HMI dan Jalan Anyer
Kader HMI Ditangkap di Arena Biliard dan Rumah Anggota DPD
Aksi seorang pengunjuk rasa yang diduga anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bernama Ismail Ibrahim saat menyerang barikade polisi dalam demo 4 November 2016. (VIVA.co.id/twitter)

VIVA.co.id – Penyidik Polda Metro Jaya, telah menangkap lima kader organisasi Himpunan Mahasiswa Islam, terkait bentrokan di depan Istana Negara, saat berlangsungnya unjuk rasa damai 4 November 2016.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono menuturkan, lima anggota HMI tersebut ditangkap di lima tempat berbeda di wilayah Jakarta.

"Polda Metro Jaya telah mengambil langkah investigasi dan penyelidikan terkait dengan digital forensik yang ada. Kami lakukan konstruksi hukum. Siapa melakukan apa, tentunya dari situ kita bisa tentukan orang-orang yang patut diduga melakukan melawan pejabat yang sedang melaksanakan tugas yaitu Kepolisian Negara Republik Indonasia yang saat itu melakukan pengamanan demo damai," kata Awi di Markas Polda Metro Jaya, Selasa 8 November 2016.

Kelima anggota HMI yang telah ditangkap, masing-masing bernama Ismail Ibrahim, kelahiran Ujung Pandang, berstatus sebagai mahasiswa di salah satu universitas di Jakarta. Alamat sekretariat HMI, Jalan Sultan Agung, Manggarai, Jakarta Selatan.

"Yang bersangkutan ditangkap di sebuah rumah salah satu anggota DPD RI di Pejaten Barat," kata Awi.

Kedua, atas nama Amijaya Halim, kelahiran Ujung Pandang, 4 Juli 1985. Alamat di sekretariat HMI, Jalan Sultan Agung No 25 A, Manggarai, Jakarta Selatan. Mahasiswa di salah satu Universitas di Jakarta. "Yang bersangkutan ditangkap di kantor HMI," ujarnya.

Ketiga, atas nama Ramadhan Reubun, asal Maluku Tenggara. Alamat Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Salah satu mahasiswa di Jakarta. "Yang bersangkutan anggota HMI Jakarta Utara, ditangkap di tempat biliard Jakarta Pusat," ujarnya meambahkan.

Keempat, atas nama Muhammad Rizal Berkat. Mahasiswa di salah satu universitas di Jakarta. Alamat Pademangan Barat. "Yang bersangkutan ditangkap di Tugu Proklamasi," katanya.

Kelima, atas nama Rahmat Muni alias Mato. Mahasiswa salah satu universitas di Jakarta. "Yang bersangkutan ditangkap di Jalan Anyer Nomor 8, Jakarta Pusat," katanya menambahkan.

Kelima orang tersebut, kata Awi, saat ini statusnya tersangka dan sudah dilakukan pemeriksaan intensif oleh Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

"Kelimanya merupakan anggota HMI. Saya belum tahu apakah salah satu mereka merupakan Sekjen HMI.”

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP