TUTUP
TUTUP
METRO

Polri Ditantang Sebut Ahok Potensi Tersangka

Polri sudah sebut Buni Yani, pengunggah video Ahok potensi tersangka.
Polri Ditantang Sebut Ahok Potensi Tersangka
Aldwin Rahadian (memegang kertas) (Twitter/@AldwinRahadian)

VIVA.co.id – Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Boy Rafli Amar ditantang untuk menyatakan Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, berpotensi menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Hal itu disampaikan Aldwin Rahadian, kuasa hukum pengunggah video Ahok terkait Surat Al Maidah ayat 51 ke media sosial, Buni Yani,

Aldwin mengaku tak terima Boy menyebutkan Buni berpotensi menjadi tersangka lantaran dilaporkan atas tindakan penyuntingan video Ahok saat kunjungan ke Kepulauan Seribu dan mengunggahnya ke media sosial.

"Yang ramai ini kan Pak Ahok. Umat meminta Polri untuk responsif, harusnya bilangnya Pak Ahok berpotensi jadi tersangka, kok jadi Buni Yani," kata Aldwin saat dihubungi VIVA.co.id di Jakarta, Minggu 6 November 2016.

Dia mengklaim, merujuk hasil penelitian pusat laboratorium forensik Polri, apa yang dilakukan kliennya itu tidak ada unsur pidananya, sebab tak ada editan di video Ahok soal Surat Al Maidah 51. Dengan demikian, Aldwin mengaku terkejut, Buni disebut berpotensi menjadi tersangka.

"Ini artinya kita melihat ada sesuatu mengkambinghitamkan dan kalau begini caranya kerja polisi dianggap tidak objektif. Pak Boy itu mendahului proses penyidikan," ungkap dia.

Lebih jauh dia mengharapkan, agar Polri mencabut pernyataan Buni Yani berpotensi menjadi tersangka.

“Menurut saya, statement itu harus dicabut. Enggak boleh ber-statement seperti itu karena menjadi kesan kerja Polri menjadi tidak objektif," katanya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP