TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Kapolri Minta Pendemo Tak Menginap di Gedung DPR

Datang bela Islam bukan untuk perang
Kapolri Minta Pendemo Tak Menginap di Gedung DPR
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya, Injen M Iriawan (Bayu Nugraha)

VIVA.co.id –  Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta para pengunjuk rasa tidak mendatangi apalagi berencana menginap di Gedung DPR/MPR usai berorasi di Istana Negara. 

"Kami imbau rekan pendemo tidak menginap di DPR, karena akan mengganggu masyarakat, tidak ada manfaatnya juga. Kalau ingin menyampaikan aspirasinya nanti akan didengar," ujar Tito kepada wartawan, Jumat 4 November 2016.

Tito mengatakan, dia memahami permintaan para pendemo yang meminta proses penegakan hukum berjalan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Itu (proses hukum) sudah kami jalankan. Saat ini sudah banyak saksi diperiksa. Yang kemarin, Habib Rizieq sudah kita dengar dari jam 13.00 – 20.00 WIB," katanya.

Bahkan, lanjut Tito, pada Senin 7 November, pihaknya akan memeriksa Ahok sebagai terlapor. "Ketua MUI juga akan kita dengarkan. Kemudian ada beberapa saksi dan kami juga kami juga meminta Pak Basuki menghadirkan saksi. Dan kita akan akomodir, karena Undang-undang memberikan kesempatan kepada terlapor untuk menghadirkan saksi yang menguntungkan dirinya. Jadi saya harap proses jangan dipaksa, sesuai langkah hukum," katanya.

Sebelumnya KH Abdullah Gymnastiar juga telah mengingat pendemo aksi bela Islam, untuk tidak berbuat anarkis dan tidak menggelar aksi hingga malam hari. Karena, malam hari rawan provokasi.

Saksikan video 'Aksi Bela Islam Bukan untuk Perang' atau klik link ini:

https://www.youtube.com/watch?v=xXNSJUztDmg

 

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP