TUTUP
TUTUP
METRO

Ini Lokasi Posko Makanan, Minuman dan Medis untuk Pendemo

Ada empat posko yang disiapkan.
Ini Lokasi Posko Makanan, Minuman dan Medis untuk Pendemo
Ada empat posko logistik yang disiapkan. (Bayu Januar - VIVA.co.id)
VIVA.co.id - Ribuan massa aksi damai menuntut penuntasan kasus dugaan penistaan agama, sudah memadati sejumlah titik unjuk rasa di Jakarta. Massa tak hanya datang dari wilayah Jakarta, tapi juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan pantauan VIVA.co.id, persiapan jelang pelaksanaan unjuk rasa sudah cukup matang. Tak hanya mempersiapkan tenaga, koordinator aksi juga menyiapkan berbagai logistik penunjang kelancaran aksi.

Koordinator logistik unjuk rasa, Ahmad Hidayat, mengatakan, dalam aksi kali ini, disiapkan empat posko logistik. Empat posko itu, berada di kantor Kementerian Perhubungan, Mahkamah Konstitusi, Monumen Nasional dan Patung Kuda.

Ahmad mengatakan, di masing-masing posko, disiapkan berbagai logistik yang dibutuhkan massa, seperti makanan, minuman, peralatan medis hingga mobil ambulans.

Untuk makanan, koordinator aksi menyiapkan sekitar 10 ribu bungkus bagi pendemo.

"Ada 10 ribu makanan, terus ada makanan ringan juga dan juga 30 ribu minuman. Ini untuk makan siang. Makan pagi sudah di (Masjid) Istiqlal tadi," kata Ahmad, Jumat, 4 November 2016.

Menurut Ahmad, semua logistik yang didatangkan ke lokasi aksi, merupakan hasil sumbangan dari berbagai pihak yang peduli dengan aksi itu. "Ini sumbangan dari masyarakat," katanya.

Untuk diketahui, massa pengunjuk rasa diperkirakan mencapai puluhan ribu. Kepolisian pun sudah menyiapkan 18 ribu sampai 20 ribu personel dari berbagai satuan. Ada juga 400 personel khusus berserban dari Brigade Mobil (Brimob) serta 300 polisi wanita (polwan) berhijab.

Rencananya massa akan jalan kaki dari Masjid Istiqlal, usai melaksanakan ibadah Salat Jumat. Target pertama unjuk rasa adalah kantor Bareskrim Polri di area gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan. Setelah itu massa akan bergerak ke  Balai Kota Jakarta dan Istana Negara.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP