METRO

"Saksi RS Omni Berikan Keterangan Palsu"

Saksi yang memberikan keterangan palsu dalam persidangan dapat digugat kembali.

Rabu, 19 Agustus 2009 | 13:34 WIB
Oleh : Pipiet Tri Noorastuti
"Saksi RS Omni Berikan Keterangan Palsu"
Prita Mulyasari dalam sidang perdana kasus pidananya (Antara/ Jacky)

VIVAnews - Jaksa penuntut umum menghadirkan tiga saksi dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Prita Mulyasari terhadap Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera. Ketiganya berasal dari RS Omni.

"Saksi-saksi RS Omni banyak yang memberikan keterangan palsu," kata Slamet Yuwono, kuasa hukum Prita dari kantor pengacara OC Kaligis, usai sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu 19 Agustus.

Salah satunya adalah keterangan dokter yang menyatakan telah mengambil sampel darah dua kali. Padahal Prita hanya merasa sekali. Kemudian, dokter juga mengatakan kekeliruan hasil tes trombosit telah diperbaiki seketika. Padahal kenyataannya tidak. "RS juga mengaku memberikan data yang valid, tapi kenyataannya tak mau memberikan rekam medisnya," kata Slamet. 

Ketiga saksi adalah dua dokter RS Omni yang sempat menangani Prita yaitu dr Henky, dan dr Grace, serta kuasa hukum dr Grace yaitu Renold Parentino Panjaitan. Namun, Slamet mengatakan, keberadaan Renold tak sah sebagai kuasa hukum sehingga tak pantas menjadi saksi korban.

Sesuai pasal 242 KUHP, saksi yang memberikan keterangan palsu dalam persidangan dapat digugat kembali atau dipidanakan. Sidang akan dilanjutkan Kamis 27 Agustus dengan agenda sama yaitu mendengarkan keterangan saksi yang diajukan jaksa penuntut umum.

Beberapa waktu lalu, Pengadilan Tinggi Banten mengabulkan gugatan banding jaksa untuk membatalkan putusan Pengadilan Negeri Tangerang tentang penghentian kasus Prita. Putusan itu otomatis kembali menyeret Prita ke meja persidangan.

Prita Mulyasari kembali dihadapkan pada dakwaan jaksa atas kasus pencemaran nama baik terhadap Rumah Sakit Omni Internasional. Ia kembali terancam hukuman enam tahun penjara. (baca: Inilah Dua Jaksa yang Kembali Menyeret Prita)

TERKAIT
KOMENTAR
File Not Found