METRO

Video Pembantu Menyiksa Anak Beredar

Si perempuan itu membanting, menendang, dan memijak si bocah itu.

ddd
Rabu, 19 Agustus 2009, 11:01
Anak Tidur
Anak Tidur (doc. Corbis)

VIVAnews -- Rekaman gambar penganiayaan bocah oleh orang dewasa kini beredar di facebook. Tayangan dalam bentuk video itu cukup detail. Mula-mula terlihat seorang wanita dewasa sedang memberi makan bocah pria yang duduk dikursi. Sebentar kemudian, melintas bocah wanita. Tiba-tiba si wanita dewasa menendangnya hingga jungkir balik.

Perbuatannya itu terus berulang, bahkan dalam satu kesempatan dia memijak bicah itu dengan dua kakinya. Seluruh aksi perempuan yang menyiksa bocah itu didominasi dengan kakinya. Seperti tendangan, sepakan dan pijakan. Si bocah masih kuat, namun kelihatannya agak susah berdiri.

Si pengirim vedeo menyebutkan si perempuan dewasa itu adalah seorang pembantu. "Ternyata dunia ini ada manusia yg ga berprikemanusiaan. Ini kejadian beneran. Sekarang pembantunya ada di penjara.. ini kejadian di rumah temen bonyok," begitu si pengirim video itu di pengantar ceritanya.

Lalu dilanjutkannya, bahwa si majikan punya dua  anak, berumur umur 3 tahun dan 2 tahun. Si majikan sibuk bekerja, dan anaknya diasuh oleh pembantunya. Pulang kerja dia mendapatkan badan anaknya yang perempuan memar. Saban ditanya, dijawab akibat terjatuh. Si orang tua tak percaya, maka itu dia memasang perekam.

Maka terekamlah kejadian seperti dalam tayangan video itu. Tentu dia kaget melihat pengalaman yang dialami anaknya itu. Dan si pembantunya dilaporkan ke polisi. Kasus itu disebutkan terjadi di daerah Jakarta. Namun tak disebutkan secara detail, hanya dibilang bahwa orang tua bocah itu adalah teman ibu dan ayahnya.

Video serupa juga beredar di situs lain. Misalnya, ada yang menyebutkan kasus itu terjadi di Malaysia, dan pelakunya adalah TKW asal Indonesia. Ada juga yang menuding itu adalah propaganda dari Malaysia untuk merontokkan citra Indonesia. Tentu saja banyak komentar yang muncul di video ini, umumnya adalah sumpah serapah untuk si pembantu itu. 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
andhika chandra
27/09/2010
jangan serta merta menyalahkan pembantunya.. coba lihat dari dua sisi, seringkali majikan memperlaakukan pembantu seperti budak.. memberikan pekerjaan yang tidak rasional, satu hari penuh namun gaji tidak sesuai.. http://duniaintuisi.blogspot.com
Balas   • Laporkan
panik
25/02/2010
biadab.,., ada2 y org yg tega seperti itu.,., anak kecil man.,., diinjek2, ditendang2., pengen bgt di injek masal th org.,.
Balas   • Laporkan
Roganta
16/10/2009
@aryahidayat : Rekayasa Biji loe ... !!! Bagusnya dimatiin aja tu pembantunya...
Balas   • Laporkan
imelda
25/08/2009
Makanya ibu ibu terutama yang bekerja seharian harap periksa badan anak selesai pulang bekerja, pasang cctv, murah kok sekarang, Gila juga sadis bener itu manusia atau bukan sech, kalo gue udah pasti gue bales dulu baru masukin ke penjara, enak aja udah m
Balas   • Laporkan
prayatna
22/08/2009
kalau videonya orisinil, pembantu itu jangan lama-lama diproses dan diputuskan hukuman seumur hidup.
Balas   • Laporkan
dani
20/08/2009
pengasuh terbaik adalah ibu kandung
Balas   • Laporkan
bungandree
20/08/2009
tolong Pak Roy Suryo dianalisa darimana videonya... benar atau tidak... ditunggu ya Mas Roy analisanya di publik... thx. Sekalian jelaskan siapa pembantunya itu dan siapa orang tuanya ?
Balas   • Laporkan
aryahidayat
19/08/2009
videonya rekayasa.. palsu.. cerita siapa kapan n dimana nya juga gajelas.. gambar burem.. n ga masuk akal aja anak umur segitu pasti mati lah ditendang diinjek2 gitu... masi rapuh banget umur segitu.. ga ancur tuh tulang rusuk di injek2?
Balas   • Laporkan
wuri cahyo
19/08/2009
siapapun wanita ini, baik pembantu atau bukan, pasti sdh gila sampai tega melakukan ini semua.
Balas   • Laporkan
superaxical
19/08/2009
dasar b..... tuh pembantu!!! gue makan tuh pembantu idup2!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id