TUTUP
TUTUP
METRO

Bayi Baru Lahir di Jakarta Bakal Langsung dapat BPJS

Untuk melindungi bayi dari penyakit.
Bayi Baru Lahir di Jakarta Bakal Langsung dapat BPJS
Ilustrasi/Bayi. (U-Report)

VIVA.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mencanangkan, agar bayi-bayi yang baru dilahirkan di Jakarta, bisa langsung dibuatkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Hal itu, guna melindungi bayi baru lahir yang rentan dari penyakit.

"Jadi, tidak hanya sang ibu yang sudah mempunyai BPJS yang terbebas biaya, bayinya pun juga bisa bisa bebas biaya dengan BPJS yang didaftarkan sesaat setelah lahir," kata Djarot di Jakarta, Kamis 13 Oktober 2016.

Karena, menurut pengalaman Djarot beberapa waktu lalu, ada kejadian seorang bayi yang tidak bisa pulang, karena penyakit kuning, sehingga harus disinar dan dirawat. Karena ibunya pemegang BPJS, maka dibebaskan dari biaya administrasi.

Namun, karena sang bayi baru lahir dan belum memiliki kartu BPJS, maka bayi pun harus membayar penuh biaya administrasi berdasarkan biaya sinar dan rawat inap.

"Maka itu, kita mau sekarang BPJS langsung diberikan kepada bayi yang baru lahir. Kan, saat ini BPJS Kesehatan juga sudah meng-cover sekitar 91 persen. Makanya, program kita begitu lahir langsung dapat akta dan langsung kepesertaan BPJS," kata Djarot.

Lanjut Djarot, pihaknya sudah lakukan proses. Bahkan, hingga 2022 mendatang, diharapkan bagi setiap DKI pemegang Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sudah dilindungi BPJS Kesehatan.

"Jadi kan, ini terintegrasi antara e-KTP dan BPJS. Bisa mengetahui riwayat penyakitnya, sehingga ketika sakit dan sedang di Surabaya, tidak perlu lagi ditanya sakit apa, kan sudah ada riwayatnya. Kemudian, diketahui alergi obat apa supaya tidak tidak salah diberi obat," ujarnya. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP