TUTUP
TUTUP
METRO

Kesimpulan Jaksa Mirna Tewas karena Sianida Dinilai Bohong

RS Abdi Waluyo tidak mengatakan Mirna meninggal tak wajar.
Kesimpulan Jaksa Mirna Tewas karena Sianida Dinilai Bohong
Wayan Mirna Salihin (Facebook)

VIVA.co.id – Tim penasihat hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso menolak kesimpulan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang mengatakan kalau Wayan Mirna Salihin meninggal akibat diracuni dengan menggunakan sianida.

Karena menurut penasihat hukum Jessica, hasil resume medis jasad Mirna dari Rumah Sakit (RS) Abdi Waluyo Jakarta Pusat, tidak mengatakan kalau Mirna meninggal tidak wajar.

"Dengan demikian apa yang jaksa penuntut umum sebutkan bahwa korban Mirna meninggal secara tidak wajar adalah bohong," kata Sordame Purba, salah satu penasihat hukum Jessica dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis, 13 Oktober 2016.

Menurut Sordame, saat berada RS Abdi Waluyo, hanya dilakukan pengambilan sampel cairan lambung Mirna sebanyak 10 cc. Kata dia, cairan itu disimpan dalam dua tabung oleh dokter rumah sakit swasta itu. Hal itu dilakukan karena Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin menilai anaknya meninggal tidak wajar.

Kemudian, usai pengambilan sampel cairan lambung dilakukan, jasad Mirna pun dipindahkan ke rumah duka di RS Dharmais. "Dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban Mirna," katanya.

Sordame menambahkan, ada kesimpulan JPU yang menyebut kalau berdasarkan hasil pemeriksaan setelah tiga hari kematian Mirna, ditemukan warna kemerahan pada wajah Mirna. Lalu JPU berkesimpulan kalau hal itu efek dari keracunan sianida.

Namun, dalam nota pembelaan atau pleidoinya, Sordame membantah hal itu dan mengatakan bahwa warna kemerahan pada wajah Mirna akibat dari perona wajah. Karena dalam berita acara pemeriksaan (BAP) tertuang kalau seorang petugas pemandi dan perias jenazah di rumah duka Dharmais, telah merias wajah Mirna.

"Bukan sebagai akibat yang timbul karena korban Mirna meminum atau terpapar sianida," kata Sordame. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP