TUTUP
TUTUP
METRO

Sekda DKI: Studi Kelayakan LRT Jakarta Rampung

LRT salah satu sarana transportasi untuk mendukung Asian Games 2018.
Sekda DKI: Studi Kelayakan LRT Jakarta Rampung
Pengerjaan proyek LRT di KM 13 Tol Jagorawi (VIVA.co.id/ Agus Rahmat)

VIVA.co.id – Studi kelayakan pendahuluan (pre-feasibility study) yang dikerjakan PT. Pembangunan Jaya untuk proyek kereta ringan (light rail transit/LRT) Jakarta telah selesai.

PT. Pembangunan Jaya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI, menyerahkan dokumen yang akan menjadi panduan pembangunan LRT itu kepada pemerintah.

"Beberapa hal yang dibahas (dalam studi kelayakan pendahuluan), terkait dengan kondisi lapangan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah, dalam acara serah terima dokumen di Balairung Balai Kota DKI, Senin, 10 Oktober 2016.

Menurut Saefullah, PT. Pembangunan Jaya mengerjakan studi untuk pemerintah. Selanjutnya pemerintah, setelah melakukan pengkajian dan penyesuaian terhadap hasil studi, akan menyerahkannya kepada PT. Jakarta Propertindo (Jakpro). Jakpro merupakan BUMD DKI yang ditunjuk untuk mengerjakan pembangunan fisik LRT.

Peresmian pembangunan LRT sebagai salah satu sarana transportasi untuk mendukung Asian Games 2018 di Jakarta, telah diselenggarakan Jakpro di Stadion Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, pada 22 Juni 2016.

"Diserahkan dulu ke pemerintah sebagai bahan dasar (untuk menentukan teknis pembangunan LRT yang dikerjakan Jakpro)," ujar Saefullah.

Studi kelayakan pendahuluan dilakukan terhadap jalur Pegangsaan-Kelapa Gading-Pulomas-Kebayoran Lama. Jalur itu merupakan jalur yang diprioritaskan untuk mendukung Asian Games.

"Langkah selanjutnya kerja (pengerjaan fisik) di lapangan. Sementara ini, Jakpro yang mendapat penugasan dari gubernur. Tapi kalau Jakpro mau (kerja sama) business to business dengan Jaya (PT. Pembangunan Jaya), bisa saja," ujar Saefullah. (ase)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP