TUTUP
TUTUP
METRO

Lulung Buat Polling, Hasilnya Menang Ahok-Djarot

Polling untuk Pilkada DKI 2017 itu dibuat Lulung di twitter
Lulung Buat Polling, Hasilnya Menang Ahok-Djarot
Polling netizen di jejaring sosial twitter Haji Lulung untuk Pilkada DKI 2017 (VIVA.co.id/twitter)

VIVA.co.id – Politisi Abraham Lunggana, atau yang populer dikenal Haji Lulung, menggelar polling atau penghitungan suara untuk calon gubernur dan wakil di Pilkada DKI 2017. Lewat akunnya di twitter, Lulung mencoba membaca sejauh mana pilihan netizen soal calon gubernur dan wakil yang dikehendaki.

"Siapakah calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 pilihan favorit anda, semoga polling ini bermanfaat untuk warga Jakarta," tulis Lulung dalam statusnya yang diunggah pada Sabtu, 8 Oktober 2016.

Dia memaparkan tiga pilihan, yaitu pasangan Agus-Sylviana, Anies-Sandiaga, dan Basuki-Djarot. Pengunjung cukup mengklik satu dari tiga nama pasangan itu untuk memilih.

Ternyata, hasilnya mengejutkan. Dari total 11.370 suara yang mengikuti polling milik Haji Lulung. Justru terlihat jika pasangan Basuki Thahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat yang menang penghitungan.

Perolehan suara mereka mencapai 45 persen, meninggalkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylvia Murni yang meraup 37 persen suara dan terakhir pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang hanya mampu meraup 18 persen pilihan netizen.

Kemenangan pasangan Ahok-Djarot di survei yang dibuat haji Lulung ini cukup menggelikan. Sebabnya, Lulung sedang berseteru dengan pasangan Ahok-Djarot.

"Sampai hari ini saya masih konsisten sebagai lambang perlawanan terhadap Ahok dan Selama ini masyarakat Jakarta Indonesia pada umum sudah mengetahui bentuk perlawanannya," kata Lulung, Sabtu 8 Oktober 2016.

Pernyataan keras Lulung ini merupakan buntut dari kesepakatan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang selama ini menaungi Lulung justru menyatakan dukungannya untuk pasangan Ahok-Djarot.

"Buat saya yang namanya politik itu harus hitam putih, dukung atau tidak mendukung. Saya tidak mau dianggap abu-abu. Sikap saya jelas dan masih konsisten untuk tidak mendukung Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017," kata Lulung.

Yang jelas, terlepas dari itu. Lulung tetap memajang hasil polling twitter yang memenangkan Ahok-Dajrot di twitternya. Lulung sepertinya tak peduli dengan hasil penghitungan suara ala netizen tersebut. Ia tetap mengunggah status terakhirnya pada Minggu, 9 Oktober 2016, dan tidak menyinggung apa pun soal polling tersebut.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP