TUTUP
TUTUP
METRO

Ini Penyebab Perjalanan KRL Klender-Cakung Terganggu

Perjalanan KRL telah normal kembali.
Ini Penyebab Perjalanan KRL Klender-Cakung Terganggu
Aktivitas pembangunan Proyek Transit Oriented Development (TOD) di Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (7/9). Proyek TOD nantinya akan mengintegrasikan MRT, KRL Commuter Line, LRT dan Bus Transjakarta. (ANTARA/Reno Esnir)

VIVA.co.id – Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunissa mengatakan, gangguan operasional rel antara Klender-Cakung, Jakarta Timur, Rabu pagi, 5 Oktober 2016, karena ada rel yang patah. "Pukul 06.20 WIB tadi kedapatan rel patah," ujarnya saat dihubungi VIVA.co.id.

Akibatnya, terjadi gangguan pada Kereta Rel Listrik (KRL) pagi tadi sehingga kereta hanya bisa beroperasi dengan kecepatan 5 kilometer (km) per jam. 

Eva menegaskan, perbaikan telah rampung dan KRL sudah bisa beroperasi dengan kecepatan normal. "Selanjutnya selesai perbaikan, kecepatan (kembali) normal pukul 07.13 WIB," ujarnya.

Seperti diketahui, KRL Commuter Line mengalami gangguan operasional rel antara Klender-Cakung, Jakarta Timur, Rabu pagi, 5 Oktober 2016. Kereta pun hanya dapat melaju dengan kecepatan 5 kilometer (km) per jam.

Terganggunya perjalanan KRL Commuter Line karena rel patah bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, perjalanan KRL Commuter Line terganggu lantaran rel patah di antara Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Jakarta, 28 Juli 2016. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP