TUTUP
TUTUP
METRO

Begini Tampang Bus Calon Pengganti Metro Mini

Bus ini juga ramah pada kaum difabel.
Begini Tampang Bus Calon Pengganti Metro Mini
Bus calon pengganti Metro Mini (Fajar Ginanjar Mukti/VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Bus lower entry/lower deck (berlantai rendah) merek Scania dengan model K250 rencananya akan  menjadi sarana transportasi dalam kota, selain TransJakarta yang akan beroperasi di jalur reguler.

Menteri Perdagangan Swedia, Ann Linde yang sedang berkunjung ke Indonesia memperkenalkan tipe bus itu ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Scania di Indonesia, PT United Tractors Tbk.

Satu unit bus yang eksterior dan interiornya telah dibuat mirip bus TransJakarta tersebut dihadirkan di halaman Balai Kota DKI.

"Ini di luar (bus) TransJakarta. Untuk menggantikan bus-bus reguler. Bus kayak Metro Mini, Kopami, Kopaja, kita mau singkirkan semua," ujar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Senin, 3 Oktober 2016.

Dia menjelaskan, bus tersebut juga ramah pada kaum difabel. Adapun pengoperasian bus seiring dengan rencana pemerintah memperlebar trotoar di sejumlah jalan protokol.

Kehadiran bus ini dinilai akan membantu memperbaiki citra Jakarta sebagai kota internasional. Jakarta nantinya dilayani sarana angkutan berstandar internasional yang banyak dipakai di kota-kota besar di dunia.

"Untuk kota Jakarta, kita maunya busnya bagus semua. Jadi orang bule kalau datang ke Jakarta juga kaget. Masa lihat Metro Mini melulu," ujar Ahok.

Sementara Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono mengatakan, ada 150 unit bus Scania model K250 yang akan didatangkan. TransJakarta juga mendatangkan 150 unit bus serupa dengan tipe berbeda.

Menurut Budi, setiap bus harganya Rp2,5 miliar. Untuk membeli bus tersebut, TransJakarta menggunakan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) dari tahun 2014.

"Total ada Rp2,2 triliun (untuk pembelian). Kita juga sedang merencanakan melakukan peminjaman ke Bank DKI," ujar Budi.

Bus Scania Low Entry K250 menggunakan mesin bertenaga 250 HP (184 Kw). Emisi gas buangnya berstandar Euro III yang ramah lingkungan. Ada fitur Electronic Levelling Control (ELC) yang bisa dengan mudah merendahkan lantai bus supaya penumpang tak kesulitan untuk naik. Bus  menggunakan transmisi otomatis ZF Ecolife 6 yang membuat perpindahan gigi halus dan nyaman.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP