TUTUP
TUTUP
METRO
Pilkada DKI 2017

Alasan Ahok Pamer Kemesraan dengan Jokowi di Lorong MRT

"Orang tafsirin terserah, mereka mau ngoceh apa"
Alasan Ahok Pamer Kemesraan dengan Jokowi di Lorong MRT
Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Twitter)

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku memiliki hubungan pertemanan cukup akrab dengan Presiden Joko Widodo tak hanya karena Jokowi atasannya di pemerintahan.

Menurut Ahok sapaan Basuki, kedekatannya dengan Jokowi sudah dalam tahap dekat secara pribadi. Karena itulah, di mana bertemu, Ahok dan Jokowi terlihat akrab.

Keakraban itu ditunjukkan antara lain saat keduanya meninjau proyek kereta ringan (light rail transit/ LRT) dan angkutan massal cepat (mass rapid transit/ MRT) di Cibubur dan Dukuh Atas, Jumat, 30 September 2016.

Ahok mengatakan, ia dan Jokowi berteman baik sejak keduanya dicalonkan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI pada 2012. "Saya akrab karena kenal dia (Jokowi) sejak empat atau lima tahun yang lalu," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Senin, 3 Oktober 2016.

Ahok membantah keakraban yang mereka berdua tunjukkan dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan Jokowi sebagai Presiden kepada dirinya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017. .

Seusai kunjungan, Jokowi mengunggah foto kemesraan mereka berdua ke akun Twitter resminya. Sejumlah pengamat menilai Jokowi tengah menunjukkan dukungan kepada Ahok. "Orang tafsirin terserah, mereka mau ngoceh apa," ujar Ahok.

Menurut Ahok, ia sedang menjalankan amanat Undang-undang Nomor 9 Tahun 2010 Tentang Keprotokolan saat menemani Jokowi. Ahok, turut menyusun undang-undang itu saat menjadi anggota Komisi II DPR.

Undang-undang itu antara lain mewajibkan Gubernur DKI untuk mengantar, dan menjemput saat presiden bertolak maupun pulang dari kunjungan luar negeri di bandar udara di Jakarta. Selain itu, undang-undang juga mewajibkan seorang kepala daerah, bukan hanya dirinya, mendampingi presiden jika presiden meninjau suatu proyek pembangunan di daerah yang ia pimpin.

"Kalau presiden ke Jawa Tengah, yang duduk di samping Presiden (mendampingi) adalah gubernur (Jawa Tengah)," ujar Ahok.

Proyek LRT, adalah proyek pemerintah pusat. Sementara MRT, adalah proyek pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI. Ahok mengatakan ia mendampingi Jokowi karena UU Keprotokoleran memang mengamanatkannya demikian.

Sementara, keakraban yang mereka berdua tunjukkan adalah keakraban sebagai teman baik. Ahok menegaskan tak ada maksud politik di balik keakraban yang mereka umbar. "Kalau soal akrab dengan Presiden sampai bercanda, ya memang teman, bagaimana," ujar Ahok.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP