TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Aparat DKI Bongkar Puluhan Reklame di Ciracas

Pemilik reklame tak gubris surat peringatan yang telah dilayangkan.
Aparat DKI Bongkar Puluhan Reklame di Ciracas
Petugas bersiap menertibkan reklame di Ciracas, Jakarta Timur (VIVA.co.id/ Anwar Sadat)

VIVA.co.id – Aparat gabungan membongkar sejumlah reklame yang diduga bermasalah di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 27 September 2016.

Sebelum pembongkaran, Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah Kecamatan Ciracas, Posman Sitorus, menyatakan pihaknya sudah melayangkan surat peringatan kepada para pemilik reklame. Namun para pemilik seakan tak menghiraukan surat peringatan yang telah diberikan.

"Kami sudah berikan surat peringatan dari SP (surat peringatan) 1 sampai SP 3 tapi tak kunjung digubris oleh mereka, ya jadi kami harus ambil tindakan tegas. Kami bongkar," kata Posman di Jalan Jambore, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa, 27 September 2016

Berdasarkan catatan Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kecamatan Ciracas, total reklame yang dibongkar yakni 31 unit reklame. Sebagian besar reklame yang dibongkar berasal dari wilayah Cibubur yaitu 20 unit reklame. Sementara untuk wilayah Ciracas 8 unit dan Kelapa Dua Wetan sebanyak 3 unit.

Menurut Camat Ciraca  Manson Sinaga, sebanyak 30 personel dikerahkan dalam pembongkaran reklame ini. Personel tersebut berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciracas, TNI, dan polisi.

"Kegiatan ini merupakan puncak kegiatan dari perangkat terpadu sebelumnya sudah kami beri peringatan," ujar Manson.

Pembongkaran ini diperkirakan merupakan buntut dari jatuhnya papan reklame yang dipasang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Papan reklame itu dipasang di atas pagar jembatan, yang mestinya bukan untuk tempat reklame.

Jembatan itu pun roboh di tengah hujan deras pada Sabtu sore, 24 September 2016. Akibatnya, tiga orang tewas dan tujuh orang lainnya luka-luka.

 

(ren)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP