TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Warga Nyaris Celaka Akibat Lift Macet di Kantor Pemkot Depok

Pemerintah Kota mengakui lift itu memang sering rusak.
Warga Nyaris Celaka Akibat Lift Macet di Kantor Pemkot Depok
Upaya penyelamatan dua warga yang terjebak dalam lift di kantor Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin, 26 September 2016. (VIVA.co.id/Zahrul Darmawan)

VIVA.co.id - Lift di lingkungan kantor Pemerintah Kota Depok bermasalah lagi. Kali ini, dua warga lanjut usia pasangan suami dan istri yang jadi korbannya. Peristiwa itu membuat panik sejumlah pegawai dan pengunjung yang berada di kantor tersebut. Mereka khawatir dengan kondisi kedua korban yang terjebak lebih 10 menit.

Berbekal alat seadanya, seperti gagang sapu dan pel, sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) pun berusaha menyelamatkan keduanya dari dalam lift itu. Namun pintu lift tak bisa dibuka juga. Setelah terus berusaha, akhirnya pintu bisa sedikit terbuka untuk memberikan oksigen pada para korban.

Petugas mengganjal sementara pintu lift agar udara segara masuk sehingga warga yang terjebak tak kehabisan oksigen. Teknisi lift datang 12 menit kemudian dan berhasil membuka pintu lift itu. Dua warga yang terjebak di dalamnya pun berhasil diselamatkan.

Yusuf (56 tahun), warga yang sempat terjebak dalam lift itu, mengaku sangat panik saat lift tiba-tiba macet. Dia hampir tak sanggup bertahan karena ruangan pengap.

Yusuf dan istrinya awalnya hendak menuju lantai dua. Namun tiba-tiba lift bergoyang dan tidak bisa naik. “Seperti kedet-kedet. Saya pikir ada apa ini. Ternyata pintunya macet dan enggak bisa dibuka. Karena panik, maka saya gedor-gedor, untung ada yang dengar,” ujarnya.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Depok, Nasrudin, mengakui lift itu memang sering rusak. “Iya, sudah beberapa kali, tapi belum ada korban jiwa, kok,” katanya.

Dia mengaku telah berkoordinasi dengan teknisi dan berjanji akan melakukan evaluasi. “Untuk lebih detailnya belum bisa saya sampaikan sekarang karena ini masih koordinasi,” ujarnya.

Ketika disinggung berapa anggaran yang dikeluarkan untuk pemeliharaan lift itu, Nasrudin mengaku tidak tahu. “Kalau berapa anggaran pemeliharaan, dan teknisnya seperti apa, saya enggak tahu.”

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP