TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
METRO

Tewasnya Mirna Tak Bisa Dipastikan Akibat Sianida

Pemeriksaan jasad Mirna telah gagal.
Tewasnya Mirna Tak Bisa Dipastikan Akibat Sianida
Wayan Mirna Salihin (semasa hidup)

VIVA.co.id – Ahli patologi forensik dari Australia, Richard Byron Collins menyebut, belum dapat dipastikan apakah penyebab kematian Wayan Mirna Salihin karena racun sianida atau bukan.

Karena, menurut saksi ahli yang dihadirkan tim penasihat hukum Jessica Kumala Wongso itu, berdasarkan barang bukti yang ada, racun sianida hanya ditemukan di barang bukti (BB) nomor lima, yakni di jaringan lambung.

Namun, jumlah racun sianida pada BB nomor lima menurutnya tidak dapat membunuh seseorang karena jumlahnya hanya sebanyak 0,2 miligram perliter.

Sedangkan pada barang bukti nomor empat berupa cairan lambung yang diambil setelah 70 menit kematian Wayan Mirna, negatif sianida. BB nomor enam, berupa empedu dan hati juga negatif sianida. Selain itu, BB nomor tujuh berupa air seni juga menyatakan negatif sianida.

"Sianida dalam jumlah kecil. Saya tegaskan penyebab kematian tidak bisa dipastikan," ujarnya dalam persidangan, Kamis, 22 September 2016.

Sehingga, ia menilai bahwa BB yang dikumpulkan terlalu sedikit guna menyimpulkan Mirna tewas karena racun sianida.

"Kesimpulan saya pengambilan sampel dari jasad telah gagal dalam menjalankan pengambilan barang bukti untuk sistem peradilan dan pembuktian. Terkait hasil toksikolog, saya tidak memiliki keahlian penilaian dalam analisisnya. Namun dalam komentar, saya tidak menerima hasil penyelidikan. Dengan demikian sianida tidak ditemukan dalam sampel berikut," kata Richard.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP