TUTUP
TUTUP
METRO

Saksi Ahli Jessica Dikaitkan dengan Kasus 'American Beauty'

'American Beauty' sempat menggegerkan Amerika Serikat pada tahun 2000.
Saksi Ahli Jessica Dikaitkan dengan Kasus 'American Beauty'
Doktor Michael Robertson di persidangan Jessica Kumala Wongso. (Foe Peace - VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin mempertanyakan hubungan saksi ahli toksikologi forensik asal Australia, Doktor Michael Robertson, dengan kasus yang berjuluk “American Beauty” sempat menggegerkan Amerika pada tahun 2000. Pertanyaan itu dilontarkan tim JPU kepada Michael, yang dihadirkan tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso sebagai saksi ahli hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Salah satu anggota JPU dalam persidangan perkara kematian Wayan Mirna Salihin, mempertanyakan hubungan Michael dengan kasus 'American Beauty' dengan menunjukan alamat berita tentang penanganan kasus itu, seperti yang ditulis laman media Inggris, Daily Mail.

"Apakah benar itu anda dalam informasi yang saya terima ini, dalam website, www.dailymail.co.uk, silahkan dibaca," kata JPU kepada Michael.

Persidangan pun sempat terhenti, karena Michael, JPU, penasihat hukum dan majelis hakim harus melihat tautan berita tentang Michael dan kasus 'American Beauty' – seperti yang diinformasikan JPU – di Internet.

Menjawab pertanyaan JPU, Michael mengakui yang dimaksud dalam berita Daily Mail itu benar adalah dia. Tapi, dia tak tahu berita itu membawa-bawa namanya. “Ya, itu kisah tentang saya. Tapi, karena itu dari Internet, saya tidak tahu," kata Michael.

Menurut keterangan JPU, yang mengambil informasi dari berita Daily Mail, Doktor Michael Robertson disangkutkan dengan kasus dugaan percobaan pembunuhan, karena pada tahun 2000 dia memiliki hubungan asmara dengan seorang wanita bernama Kristin Margarethe Rossum. Kristin didakwa dengan pembunuhan tingkat tinggi dalam kasus berjuluk 'American Beauty'.

Kristin saat itu bekerja untuk Michael di County Office San Diego Medical Examiner. Di sana dia adalah kepala toksikologi.

 

(ren)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP