Anggota TNI AL Ditembak Orang Tak Dikenal saat Naik Motor

Ilustrasi butir peluru.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Seorang anggota TNI AL bernama Sersan Mayor Budhi Bahtiar (52) ditembak orang tak dikenal. Dia terkena peluru saat hendak membeli pepaya di warung buah depan Masjid Al- Akmal Kampung Jati Raden RT 3/5, Jati Raden, Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa malam 6 September 2016.

Jokowi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi Komnas HAM Soal Laskar FPI

Adapun orang yang pertama kali menemukan korban yang tertembak di lengan kirinya itu merupakan sang penjual buah bernama Ending. Dia mengetahui setelah korban meminta menggulung lengan baju lorengnya karena dia kesulitan membuka helm.

"Kami hanya dapatkan korban seorang anggota TNI AL bernama Budhi Bahtiar berpangkat Serma, mengalami luka tembak di lengan kirinya," kata Kapolsek Pondokgede, Kompol Sukadi dihubungi VIVA.co.id.

Tembak-Menembak di Intan Jaya Papua, TNI Rebut Senjata OPM

Menurut Sukadi, setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Dan saat di lokasi, para saksi yang dimintai keterangan mengaku tak ada yang mendengar suara tembakan.

"Kami menduga korban terluka tembak bukan di warung buah, melainkan di tempat lain," kata Sukadi.

Kasus Penembakan Warga di Makassar, 12 Polisi Disanksi Disiplin

Dia menduga luka tembak yang diderita korban terjadi secara tak disengaja atau dari peluru nyasar saat korban berkendara di jalan.

"Korban sendiri juga tak sadar dan tahu sudah mengalami luka tembak sebelum diberitahu penjual buah. Jadi kemungkinan kami menduga korban tertembak secara tak sengaja oleh orang tak dikenal," ujarnya.

Sementara korban sudah dibawa ke rumah sakit Jatisampurna. Namun, karena dari hasil rontgen pada luka tembak yang dideritanya menunjukkan peluru masih bersarang di tubuhnya, akhirnya korban langsung dirujuk ke RSAL Mintoharjo untuk dioperasi.

"Ini karena keterbatasan alat di rumah sakit tersebut," kata Sukadi.

Selanjutnya untuk penanganan kasus lebih lanjut, telah diserahkan ke Pomilisi Militer Angkatan Laut. “Tapi kami juga tetap membantu ikut menyelidiki kasusnya ini," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya