Rayuan Pulau Palsu Ungkap Ketidakberesan Reklamasi

Ilustrasi film dokumenter Rayuan Pulau Palsu
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Film Dokumenter, Rayuan Pulau Palsu, produksi 'Watchdoc' diputar secara perdana dihadapan ratusan masyarakat nelayan, di kampung Muara Angke, Jakarta Utara, Sabtu malam 30 April 2016. Pemutaran film dilakukan melalui layar proyektor besar, bertempat di sebelah Masjid Al Taufik Mubarok, RW 01 Muara Angke.

Soal Reklamasi, Pemprov DKI Diminta Tegas dan Pahami UU

Sutradara Watchdoc, Randi Hernando mengatakan film dokumenter ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa ada yang ketidakberesan dalam projek reklamasi, yang mendapat restu dari pemerintah.

"Kita melihat ada yang tidak beres dalam kebijakan pemerintah, ada ketidakberesan dalam projek reklamasi ini. Kita tergerak untuk melakukan hal ini bahwa ketidakberesan itu tidak boleh dibiarkan," ujar Randi di lokasi.

BAP Ahok Bocor, Ruhut Tak Yakin KPK yang Keluarkan

Menurut dia, sebagian besar nelayan mengeluhkan pencemaran lingkungan, akibat projek reklamasi. Hal itu menyebabkan nelayan kesulitan mencari ikan. Padahal, melaut adalah sumber penghidupan dan mata pencaharian sebagian besar masyarakat Muara Angke. 

Film dokumenter ini pun dibuat sebagai salah satu media yang  mengisahkan keluh kesah kehidupan nelayan tersebut. Selain itu, perjuangan nelayan menggugat projek reklamasi juga terekam dalam film itu.

Moratorium Teluk Jakarta Harus Transparan

Film Rayuan Pulau Palsu, kata Randi, berdurasi selama 60 menit. Proses pembuatan film dilakukan selama 2,5 bulan, atau sejak salah satu pulau reklamasi mulai digugat oleh Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta. Diharapkan, film ini dapat menggugah kesadaran pemerintah agar memperhatikan suara masyarakat kecil, yang menggantungkan hidupnya di teluk Jakarta. 

"Pengaruh dari film ini bahwa diharapkan adanya perubahan, masyarakat Indonesia mengetahui bahwa projek reklamasi ini ada sesuatu yang salah dari implementasi kebijakan dan penerapan kepada masyarakat," ujar dia.  

Luhut Binsar Pandjaitan.

Soal Reklamasi, Luhut Janji Akan Lebih Tegas

Luhut tegaskan tak akan kompromi dengan masalah reklamasi.

img_title
VIVA.co.id
29 Juli 2016