Sulitnya Musnahkan Sarang Tawon di Rumah Mewah Kelapa Gading

Sarang tawon
Sumber :
  • Danar Dono - VIVA.co.id
VIVA.co.id
Tawon Buat Sarang di Tiang Listrik Serang Warga Pulogebang
- Rumah mewah milik Evi Deliana (45) yang berada di Jalan Kelapa Nias 4 Blok PC nomor 9 RT 11/17, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendapat serangan ganas dari tawon.

Menaklukkan Tawon Maut yang Hantui Anak TK di Salemba

Meski petugas Dinas Pemadam Kebakaran sudah bantu mengusir, Evi belum bisa bernafas lega. Tawon yang bersarang di tower air lantai III itu kembali membuat sarang di lokasi yang sama.
Evakuasi Sarang, Petugas Damkar Malah Dikejar-kejar Tawon


Personel dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara kembali berusaha mengevakuasi sarang tawon. Namun lagi-lagi mendapatkan perlawanan.


"Setelah kita lakukan evakuasi kemarin, sekarang kita pantau hasilnya dan ternyata tawon tersebut kembali dan membuat sarangnya lagi," ujar petugas piket damkar, Tri Heru S, pada
VIVA.co.id,
Jumat, 20 November 2015 saat temui di kantornya di samping Polres Jakarta Utara.


Baca juga:

Untuk membersihkan sarang tawon tersebut, petugas damkar kali ini memakai seragam khusus, ditambah sarung tangan dan helm.


Dia menceritakan, seorang personel damkar mendekati sarang tawon dengan membawa pembasmi serangga semprot dan parang. Ini untuk menghalau agar tawon itu tidak melanjutkan pembangunan sarangnya. Sayangnya, petugas malah diserang.


"Untuk membasmi sarang, dengan cara di disemprotkan pembasmi serangga, baru kita korek membersihkan sarang yang ada," kata dia.


Menurut Tri, tawon yang kembali bersarang sudah berkurang dan tinggal 20 persen jumlahnya dari hari sebelumnya. Dari hasil dokumentasi yang diabadikan oleh pihak damkar, sarang tawon sebenarnya telah hancur, namun masih disinggahi ratusan tawon.


Rumah Evi sendiri masih dalam pengawasan petugas damkar untuk berjaga-jaga jika tawon masih kembali berulah. "Kita lihat kembali datang tidaknya tawon 10 hari ke depan, karena masih ada yang terbang. Takutnya kembali lagi. Mungkin ada yang pindah tempat," ucap dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya