TUTUP
TUTUP
METRO

Cerita Tukang Kopi Penemu Benda Diduga Bom di Kedubes AS

Awalnya Sauri mengira koper warna abu-abu itu kotak radio.
Cerita Tukang Kopi Penemu Benda Diduga Bom di Kedubes AS
Tim Gegana (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Dua tukang kopi yang biasa berjualan di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, tidak menyangka koper yang ditemukannya di pinggir jalan berisi benda mirip bom, Kamis 5 Desember 2013.

Sauri (25) salah satu pedagang yang menemukan benda mencurigan itu, awalnya mengira koper warna abu-abu itu kotak radio atau kotak alat kunci-kunci. "Saya iseng buka. Isinya ada paralon sama kabel warna kuning, putih sama hijau. Saya takut bom, saya lari lapor polisi di depan Kedubes," katanya.

Saat itu ia sedang beristirahat bersama temannya Baini di bawah jembatan layang samping Kedubes Amerika Serikat. "Ada orang pakai mobil boks pesan kopi sama saya. Sudah itu mereka pergi. Saat mau istirahat, saya lihat ada kotak itu," ucapnya.

Padahal, kata dia, sebelumnya kotak itu tidak ada. Penasaran melihat kotak tersebut, ia langsung menghampiri bersama rekannya. Dari situ ia membuka kotak yang berisi benda seperti bom.

Sayangnya Sauri tidak ingat ciri-ciri si pembeli kopi itu. "Dia beli langsung pergi. Itu sekitar jam tiga tadi mas," ujar dia.

Saat ini Tim Gegana Polda Metro Jaya masih berada di lokasi. Mereka mengeluarkan robot khusus penjinak bom. Terdengar satu ledakan mirip suara petasan. Ledakan terdengar sekitar radius 100 meter setelah petugas melakukan penghitungan mundur melalui pengeras suara. (eh)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP