METRO

Korban Kecelakaan Anak Ahmad Dhani Kena Tipu

"Kemarin ada seorang wanita menawarkan rujuk ke RS Pondok Indah."
Selasa, 10 September 2013
Oleh : Desy AfriantiZahrul Darmawan (Depok)
Kondisi mobil yang terlibat kecelakaan maut di KM 8 Tol Jagorawi

VIVAnews - Belum usai derita akibat kecelakaan, Pujoyanto, salah satu korban Tol Jagorawi maut yang dirawat di Rumah Sakit Meilia Cibubur, Depok jadi korban penipuan. Pria yang akrab disapa Pujo itu mengaku kehilangan uang sebesar Rp1,9 juta setelah seorang wanita berjanji memindahkannya ke Rumah Sakit Pondok Indah.
        
"Kemarin ada seorang wanita menawarkan untuk rujuk ke RS Pondok Indah. Di ruangan itu hanya ada calon istri si korban. Pelaku mengaku langsung ke sana nanti disusul pakai mobil. Ternyata orang itu sampai saat ini hilang. Dan kami sudah tanya sana-sini tak ada yang kenal," ucap Mista salah satu rekan kerja Pujo, Selasa 10 September 2013.

Mista mengatakan, calon istri Pujo masih ingat wajah si pelaku. Sementara ini Pujo menjalani perawatan medis. Ia mengalami bengkak pada bagian wajah dan pinggang. Saat kecelakaan itu, Pujo duduk di bangku belakang sopir. Sedangkan kondisi rekan lainnya, Robbi, masih kritis akibat tulang rusuk patah menusuk ke dalam.

"Patahannya ke dalam tidak tahu kena organ bagian apa," kata Mista yang menjabat Koordinator CV. Ardian Putra, tempat para korban kecelakaan bekerja.

Kecelakaan maut itu terjadi di Tol Jagorawi kilometer 8+200, Jakarta Timur, Minggu dini hari, 8 September 2013. Mitsubishi Lancer keluaran 2010 yang dikemudikan putra bungsu musisi Ahmad Dhani, AQJ alias Dul, itu kehilangan kendali.

Saat itu, Dul dalam perjalanan dari Cibubur menuju ke Pondok Indah, Jakarta Selatan. Mobil berisi dua penumpang. Dul, pengemudi mobil yang masih berusia 13 tahun dan temannya.

Kendaraan yang semula berada di jalur dua dari pinggir itu kemudian melaju tanpa kendali ke arah jalur empat yang berada persis di pinggir pembatas tengah jalan tol.

Dalam keadaan kencang, mobil menabrak pembatas besi di tengah tol. Karena terbentur besi pembatas, mobil terbang dan menyerempet sisi kanan belakang Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 1882 UZJ yang melaju dari arah berlawanan. Karena pengendaranya mampu mempertahankan keseimbangan, mobil tidak mengalami kerusakan parah.

Namun, nahas tak dapat ditolak oleh mobil Daihatsu Gran Max B 1349 TEN yang berada di sampingnya. Karena tidak sempat menghindar, mobil itu terhantam keras oleh mobil Lancer itu.

Lima orang dari 13 penumpang dalam mobil meninggal dunia di tempat kejadian. Bahkan, salah satu korban meninggal dalam kondisi mengenaskan karena terjepit body mobil. Sementara satu korban lagi meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit. (eh)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found