METRO

Jokowi: Saya Ikut Jual Dolar Karena Saya Eksportir

"Saya itu senang untuk investasi"

ddd
Rabu, 28 Agustus 2013, 19:53
Joko Widodo
Joko Widodo (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Penurunan harga saham dan pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan banyak pihak. Akibatnya banyak para pejabat yang ramai-ramai menjual dolar simpanannya.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyebutkan, walau pun dirinya adalah pejabat publik tapi akan ikut-ikutan menjual dolarnya. Kata dia, kalau pun dirinya menjual uang dolarnya karena selain jadi Gubernur dirinya adalah seorang eksportir.

"Saya kan eksportir. Kalau eksportir kan itu yang dijadikan rupiah untuk beli lagi. Untuk apa kita simpan. Kita kan produksi. Ya kalau dapat dolar ditukar ya untuk produksi lagi. Kita kan bukan penyimpan. Jadi kalau ada uang dolar di rekening pasti belum ditukar saja," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 24 Agustus 2013.

Ketika ditanya masalah keuntungan menyimpan dolar, Jokowi mengaku dirinya tidak tahu apa itu untungnya. Dia mengaku, apabila ada uang dolar dirinya langung menukar ke rupiah. Karena akan dijadikan biaya produksi.

"Saya nggak tahu untungnya. Tanya saja kepada yang nyimpan. Saya saja nyimpen uang tidak pernah. Saya selalu memutar uang untuk hal produksi, seperti beli mesin. Saya itu senang untuk investasi," ucapnya. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com