METRO

ABG Diperkosa Usai Minum Air Mineral Dicampur Obat Bius

Pelaku mengajak korban ke sebuah kos-kosan di Pondok Cina, Beji.

ddd
Selasa, 27 Agustus 2013, 10:16
Ilustrasi perkosaan
Ilustrasi perkosaan (Reuters)

VIVAnews - Pencabulan dengan korban anak di bawah umur kembali terjadi di Depok, Jawa Barat. Kali ini, aksi bejat pelaku dilakukan dengan lebih dulu mencampur obat bius ke minuman korbannya, Selasa, 27 Agustus 2013. Insiden itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
       
Ulah cabul Deri Ramdhani 18 tahun terbongkar setelah korbannya yang mengalami pendarahan pada bagian kemaluan mengadu ke keluarga. Pada keluarga, seorang remaja wanita berusia 16 tahun, warga Bogor, mengaku saat bangun tidur pakaian sudah terbuka dan ada bekas sperma di bagian perut.
      
"Modus pelaku ialah mengajak korban ke sebuah kos-kosan di Pondok Cina, Beji. Korban lalu disuguhi minuman mineral yang diduga telah dicampuri dengan obat bius. Disinyalir, ketika korban tak sadarkan diri itulah si pelaku melakukan aksinya," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Syah Johan pada VIVAnews.
     
Pelaku dan korban, lanjut Johan, sudah saling mengenal. Hubungan mereka adalah teman. Guna penyidikan lebih lanjut, korban kini menjalani visum di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Kasusnya kini dalam penyidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok. "Kasusnya masih kami selidiki. Untuk saat ini DR kami amankan sementara si korban tengah menjalani visum," demikian Johan.

Pencabulan anak di bawah umur di Depok sudah kesekian kalinya terjadi.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok Ajun Komisaris Chodratul Aliyah, mengungkapkan rata-rata pelaku dan korban adalah orang yang sudah saling mengenal.

Motifnya pun beragam, namun hampir dapat dipastikan berlatar belakang ekonomi dan pengaruh video porno.

Berikut beberapa kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa sejumlah anak  di Kota Depok:

Selasa, 1 Januari 2013

Tiga bocah perempuan di Bojongsari Sawangan Depok, masing-masing berinisial A (12), D (11), dan P (13) terpaksa kehilangan keperawanan akibat digagahi Komaludin, yang tak lain adalah tetangga mereka. Modusnya, pelaku lebih dulu mengancam ketiga bocah itu lalu memberi imbalan uang jajan yang hanya berkisar Rp10-15 ribu.
        
Rabu, 20 Februari 2013

Gadis ABG bernisial M (12) juga bernasib serupa. M diperkosa oleh dua orang pria yang tak lain adalah temannya sendiri. Modusnya, pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir angkot tembak ini lebih dulu memberikan obat bius pada M. Kedua pelaku kemudian menyetubuhi M secara bergiliran.

Ironisnya, kedua pelaku meninggalkan M setengah bugil alias tanpa celana di pinggir jalan setelah memuaskan nafsu bejat mereka.

Rabu, 1 Mei 2013

Daniel Tonu, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek kepergok melakukan pelecehan seksual terhadap N (7). Modus, pelaku mengesek kemaluannya ke pantat N yang saat itu duduk di depan motor.

Aksi bejat ini dilakukan pelaku sepanjang perjalanan saat mengantar korban yang baru pulang sekolah menuju rumahnya di Kalimulya Depok.  Ironisnya, sang bunda naik ojek yang sama di bangku belakang. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com