METRO

Bangunan Tidak Sesuai Fungsi, Pemda DKI Lakukan Pemutihan IMB

"Setengah dari bangunan di Jakarta, kalau didata melanggar semua"
Jum'at, 5 Juli 2013
Oleh : Dedy Priatmojo, Eka Permadi
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama berencana melakukan pemutihan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

VIVAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakui tata ruang Kota Jakarta belum begitu baik. Sulitnya normalisasi sungai dan waduk, sulitnya penataan kawasan kumuh, menyebabkan mudah sekali terjadi kebakaran. Banyak bangunan di Jakarta yang menyalahi fungsinya. Banyak juga bangunan yang sudah berubah bentuk, menjadi beberapa tingkat yang tidak sesuai dengan IMB.

"Kami akan lakukan pemutihan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Ini penting  menertibkan lingkungan dan menekan bencana seperti kebakaran," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama, di Balai Kota Jumat 5 Juli 2013.

Ahok, begitu wakil gubernur biasa disapa, menegaskan bahwa saat ini banyak sekali bangunan di Jakarta yang telah beralih fungsi dan konstruksinya. Dalam  IMB , misalnya, tertera bangunan itu cuma satu lantai, namun faktanya tiga lantai. Begitu juga rumah tinggal tiba-tiba jadi gudang atau tempat usaha. "Ini nggak benar, harus ditertibkan," ujarnya.

Tata ruang dan bangunan yang semrawut ini menyebabkan sejumlah wilayah itu rawan kebakaran. "Kalau didata, setengah dari bangunan ibukota melanggar ketentyan," katanya.


Mantan Bupati Belitung Timur itu mengakui, dengan banyaknya pelanggaran IMB ini membuat Pemprov DKI kesulitan melakukan penertiban. "Tidak mungkin dibongkar semua. Ribut nanti. Kami ingin melakukan pemutihan sehingga tertib. Pembongkaran paksa pilihan terakhir,"katanya. 

Namun setidaknya, lanjut Ahok, dengan pemutihan IMB ini diharapkan bangunan di Jakarta dapat ditertibkan. Pemda sedang menyiapkan teknis dari pemutihan IMB itu. Disamping itu, Pemprov DKI akan menyiapkan sanksi berat bagi masyarakat yang menolak pemutihan IMB. Sanksi pelanggar IMB mulai dari dikenai denda sampai pembongkaran bangunan.

TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found