METRO

Ryan Pernah Sakit Jiwa Saat Remaja

Ibunda Ryan tak ingin putranya dihukum mati.

ddd
Rabu, 18 Maret 2009, 16:34
Very Idham Henyansyah alias Ryan
Very Idham Henyansyah alias Ryan (VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Tersangka pembunuhan berantai Very Idham Henyansyah alias Ryan pernah mengalami gangguan kejiwaan. Ryan pernah masuk rumah sakit jiwa saat menginjak kelas 3 SMP.

"Benar Pak Hakim, itu pengakuan jujur saya," kata Siatun, ibunda Ryan saat bersaksi di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu 18 Maret 2009. "Mohon Ryan jangan dihukum mati."

Setelah dinyatakan sembuh, Ryan diperkenankan keluar rumah sakit jiwa. Memasuki kelas 1 SMA, penyakit Ryan kambuh. Pria kelahiran Jombang itu sering bertingkah aneh ketika malam.

"Suka ketawa-tawa sendiri katanya melihat wanita cantik naik kereta," ujar sang ibu. Kondisi ini berlangsung hingga Ryan kelas 2 SMA.

Jaksa penuntut umum sempat keberatan dengan kesaksian Siatun di persidangan. Namun, hakim mengatakan, kesaksian ibu Ryan akan mengimbangi sejumlah saksi memberatkan yang dihadirkan jaksa.

Sidang kali ini juga menghadirkan Ryan untuk memberi keterangan terkait kasus mutilasi terhadap Heri Santoso. Ryan menceritakan mengenai pisau dapur yang digunakannya untuk memotong tubuh Heri. Pisau itu didapatnya dari kantin apartemen sehari sebelum kedatangan Heri.

Ryan memutilasi Heri Santoso di Apartemen Margonda Residence, Depok pada 11 Juli 2008. Ryan tersinggung dengan ucapan Heri yang tertarik dengan pacar homoseksualnya, Noval. Dalam penyidikan polisi, terungkap Ryan juga membunuh sedikitnya 10 orang di Jombang.

Laporan: Ramuna| Depok



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id